(foto:Dok.PemkotMakassar)

May Day Fest 2026 akan Dipusatkan di Lapangan Karebosi, Estimasi 10 Ribu Peserta

20 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Pemerintah Kota Makassar akan memfasilitasi peringatan Hari Buruh Internasional 2026 dengan konsep yang lebih dialogis, tertib, dan terorganisir. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik konsep ini.
  • Kegiatan May Day Fest 2026 akan dipusatkan di Lapangan Karebosi, yang dipilih karena daya tampungnya lebih besar dan lebih representatif dibandingkan Anjungan Pantai Losari.
  • Konsep festival kolaboratif ini akan lebih inklusif dan kondusif, dengan rangkaian kegiatan seperti jalan santai, dialog publik, bazar UMKM, dan panggung rakyat.
  • Kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga ruang edukasi dan penyampaian aspirasi buruh, dengan isu-isu strategis ketenagakerjaan di tingkat nasional.
  • Jumlah peserta yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 10.000 orang, terdiri dari buruh, mahasiswa, dan masyarakat umum, dengan sekitar 50 organisasi yang telah menyatakan siap bergabung.
  • Pemerintah Kota Makassar siap mendukung kegiatan ini dengan fasilitas seperti panggung, tenda, dan sound system, untuk memastikan kegiatan berlangsung dengan lancar dan sukses.
  • May Day Fest 2026 diharapkan dapat menjadi contoh perayaan yang lebih konstruktif dan memberi manfaat nyata bagi buruh maupun masyarakat luas.
atau

UPdates - Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026, Pemkot Makassar mengambil langkah bijak dengan memfasilitasi ruang khusus bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan menyambut baik konsep yang ditawarkan Serikat buruh, terkait peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Makassar agar berlangsung dengan pendekatan yang lebih dialogis, tertib, dan terorganisir.

“Momentum May Day tahun ini harus dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi terbuka antara pemerintah dan buruh, kita duduk bersama, apa menjadi masalah, kebutuhan dan aspirasi, akan kita cari solusi,” hal tersebut disampaikan Munafri, saat menerima audiensi dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia terkait rencana pelaksanaan May Day Fest 2026, di Balai Kota Makassar, Senin, 20 April 2026.

Pada pertemuan itu, para lintas buruh menawarkan konsep baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tadinya setiap hari May Day mereka turun ke jalan, kali ini dipusatkan kegiatan di satu tempat.

Munafri mengusulkan agar kegiatan dipusatkan di Lapangan Karebosi sebagai lokasi utama. Ia menilai Karebosi lebih representatif dibandingkan Anjungan Pantai Losari, baik dari sisi kapasitas maupun teknis pelaksanaan.

“Kalau di Karebosi daya tampungnya jauh lebih besar. Kita bisa mengatur tenda dengan lebih simpel dan area parkir juga masih sangat memungkinkan,” jelasnya, sebagaimana dilansir Keidenesia.TV dari laman Pemkot Makassar, Senin, 20 April 2026.

Sementara itu, Ketua Panitia May Day Fest 2026, Delandi Safri Pratama, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini di Kota Makassar, akan dikemas berbeda melalui konsep festival kolaboratif yang lebih inklusif dan kondusif.

Dalam audiensi itu, awalnya panitia mengusulkan Anjungan Pantai Losari sebagai lokasi kegiatan. Namun, Wali Kota Makassar kemudian menawarkan alternatif di Lapangan Karebosi yang dinilai lebih representatif.

“Alhamdulillah Pak Wali menawarkan Karebosi yang lebih luas, lebih aman, dan lebih nyaman. Bahkan beliau juga siap mendukung dari sisi fasilitas seperti panggung, tenda, hingga sound system,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Delandi menjelaskan bahwa May Day Fest 2026 akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya jalan santai, dialog publik, bazar UMKM, hingga panggung rakyat.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan dipusatkan pada 1 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Kegiatan ini dikemas tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga ruang edukasi dan penyampaian aspirasi buruh.

Terkait isu yang diangkat, Delandi menyebutkan bahwa pihaknya tetap membawa isu-isu strategis ketenagakerjaan di tingkat nasional, khususnya terkait kesejahteraan buruh.

“Isu yang kami bawa tetap isu nasional, terutama soal kesejahteraan buruh, termasuk persoalan outsourcing yang saat ini masih marak,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan bahwa jumlah peserta yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 10.000 orang, terdiri dari buruh, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

“Estimasi peserta sekitar 10 ribu orang, dari berbagai elemen, termasuk buruh, mahasiswa, dan rakyat,” terangnya.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 50 organisasi telah menyatakan siap bergabung dalam kegiatan tersebut.

“Dari serikat buruh saja estimasinya sekitar 7.000 orang. Total organisasi yang terlibat saat ini sudah sekitar 50, dan kami masih membuka ruang bagi organisasi lain untuk bergabung,” pungkasnya.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >