
UPdates—Menteri Negara Mesir untuk Informasi, Diaa Rashwan menolak laporan Wall Street Journal yang mengutip pejabat Mesir yang menyalahkan Iran atas serangan pesawat tak berawak di Pelabuhan Damietta.
You may also like :
Iran Peringatkan soal “Operasi Bendera Palsu” Israel Pasca Serangan Drone di Mesir
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Shafaq News, Sabtu, 1 Agustus 2026, Rashwan mengatakan kepada Al-Arabiya bahwa Kairo akan menentukan siapa yang bertanggung jawab hanya setelah penyelidikan resmi selesai.
You might be interested :
Iran Ancam 'Kehancuran Total' jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Diaa Rashwan menekankan bahwa setiap temuan akan diumumkan oleh otoritas negara yang berwenang.
Ia juga menggambarkan bantahan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi atas keterlibatan mereka sebagai hal yang patut diperhatikan dan dipertimbangkan, sambil menegaskan kembali bahwa posisi Mesir akan bergantung sepenuhnya pada temuan penyelidikan.
Menurut kabinet Mesir, sebuah drone tak dikenal menyebabkan kebakaran di dua kapal pengangkut gas di Pelabuhan Damietta pada 29 Juli, dan tim darurat serta pemadam kebakaran berhasil memadamkan api tanpa korban jiwa.
Wall Street Journal kemudian melaporkan bahwa Mesir menganggap Iran bertanggung jawab dan memandang serangan itu sebagai upaya untuk memperluas konflik regional, mengutip dua pejabat Mesir yang tidak disebutkan namanya.
Iran membantah keterlibatannya, dengan Araghchi memperingatkan terhadap rencana Israel dan operasi bendera palsu yang bertujuan untuk merusak perdamaian regional.