
UPdates - Makassar International Writers Festival (MIWF) 2026 yang akan digelar di Benteng Rotterdam pada 14 hingga 17 Mei 2026, rencananya akan dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Kepastian tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi panitia penyelenggara MIWF di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa, 12 Mei 2026.
Dilansir Keidenesia.TV dari laman Pemkot Makassar, Direktur MIWF, Aan Mansyur mengatakan keterlibatan Pemkot Makassar dalam festival tahun ini menjadi energi baru bagi pengembangan MIWF ke depan. Ia juga menjelaskan, penyelenggaraan MIWF 2026 melibatkan tiga kementerian.
You might be interested :
Siap-Siap! Makassar International Writers Festival di Benteng Rotterdam 29 Mei-1 Juni 2025
Selain itu, festival sastra internasional tersebut juga menghadirkan partisipasi dari tujuh negara dengan total 144 program selama empat hari pelaksanaan. Sebanyak 257 panelis dan 135 mitra kolaborator turut ambil bagian dalam berbagai diskusi, workshop, dan program kreatif.
“Sejumlah program juga akan dilaksanakan Makassar Creative Hub (MCH),” tambahnya.
Sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar turut dilibatkan dalam pelaksanaan festival MIWF 2026. Mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan hingga Dinas Lingkungan Hidup.
Aan menjelaskan, pelibatan lintas dinas tersebut sejalan dengan berbagai konsep festival yang diusung MIWF tahun ini, salah satunya konsep rendah karbon.
“Festival kami tahu ini mengusung kegiatan rendah karbon sehingga membutuhkan Kolaborasi dengan dinas-dinas terkait,” jelasnya.
Sementara itu, Munafri menjelaskan keterlibatan Pemkot Makassar dalam MIWF bukan sekadar dukungan seremonial terhadap sebuah event, melainkan langkah strategis mendukung ekosistem kolaborasi kreatif yang memberi dampak jangka panjang bagi kota.
“Harapan kita besar karena ini kita (Pemkot) baru pertama kali join. Artinya kita melihat dari jalannya kegiatan MIWF ini dari tahun ke tahun dan bagaimana support dari pemerintah,” terangnya.
Menurutnya, kehadiran festival internasional seperti MIWF harus dimanfaatkan untuk memperkuat citra Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap gagasan, jejaring global, dan pengembangan ekonomi kreatif.
Munafri juga mendorong pelibatan lebih luas dalam program-program MIWF, termasuk membuka ruang partisipasi bagi pelajar SMP di Kota Makassar melalui kegiatan edukatif yang relevan.
Ia berharap keterlibatan generasi muda dalam festival internasional tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang membuka wawasan sekaligus menumbuhkan budaya literasi di Kota Makassar.