Turis di tengah-tengah acara pemakaman di Thailand (Foto: X/Tangkapan Layar)

Momen Lucu Turis Masuk ke Acara Pemakaman untuk Makan karena Mengira Restoran

6 February 2026
Font +
Font -

UPdates—Sebuah video yang menyoroti kemurahan hati orang Thailand viral di media sosial setelah turis asing secara tidak sengaja masuk ke sebuah acara pemakaman karena mengira itu adalah restoran.

You may also like : kebakaran bangkok epaHotel Backpacker di Bangkok Terbakar, 3 Turis Tewas, 7 Terluka

Alih-alih ditolak, tuan rumah menunjukkan kebaikan mereka dengan menyajikan air dan makanan ringan di mejanya.

You might be interested : bupati mentawai ngamuk xViral Ngamuk Gegara Turis Berselancar Gratis, Bupati: Anda Mau Apa?

Setelah menyadari kesalahannya, turis asing itu mengucapkan terima kasih dan meminta maaf dengan tulus.

Tuan rumah yang sangat baik kemudian menyediakan makanan mewah sebagai suguhan selamat datang. Kelompok backpacker lainnya dua hari kemudian juga secara keliru memasuki acara pemakaman, dan tuan rumah juga melayani mereka dengan baik.

Video itu diunggah Charantorn Chaloemkiad di Facebook dan kemudian disebarkan netizen di berbagai platform media sosial. Termasuk akun @joe_black317 yang membagikan dua video kejadian itu di X.

“Saya suka cerita ini. Orang Thailand baik hati,” tulis Joe Black sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Jumat, 6 Februari 2026.

Dalam video pertama tampak sepasang turis Jerman memasuki halaman belakang rumah pribadi di Nakhon Si Thammarat, Thailand, dengan harapan akan makan di restoran Thailand bergaya otentik.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari News.co.au, Charantorn Chaloemkiad sedang membantu seorang teman menyambut para tamu di upacara pemakaman tradisional Thailand untuk orang yang dicintai pada tanggal 31 Januari ketika ia melihat duo Eropa itu duduk di sebuah meja.

Mereka tampak menunggu menu diberikan kepada mereka, tanpa menyadari bahwa mereka dikelilingi oleh para pelayat di upacara pemakaman tersebut.

Dalam video tampak seorang wanita mendekat dan memberi mereka botol air sebelum Charantorn menghampiri mereka untuk berbicara.

“Saya menghampiri mereka untuk berbicara, dan mereka bertanya apakah tempat itu adalah food court. Mereka pernah mendengar tentang food court di internet dan ingin mencoba makanannya,” kenangnya.

“Mereka datang dari pasar malam terdekat dan mengikuti aroma masakan. Ketika saya memberi tahu mereka bahwa itu bukan restoran, tetapi sebenarnya pemakaman, mereka sangat malu. Mereka sangat meminta maaf. Namun, itu sangat lucu,” lanjutnya.

Terlepas dari insiden tersebut, para tuan rumah menunjukkan keramahan khas Thailand yang terkenal di dunia.

Saudara perempuan almarhum bersikeras agar keduanya tetap tinggal, menyajikan susu es yang menyegarkan dan stik adonan goreng yang renyah dan berwarna keemasan.

Kedua pemuda itu menyelesaikan makan mereka dan berterima kasih kepada keluarga sebelum meninggalkan acara duka.

Hanya dua hari kemudian, tiga wisatawan Belanda juga datang, bertanya apakah restoran tersebut menyajikan koktail campuran.

Dalam klip, keluarga yang berduka terlihat menyajikan makanan dan minuman kepada ketiganya.

“Saya menjelaskan bahwa itu adalah pemakaman tradisional Thailand Selatan. Keluarga tetap mengundang para pengunjung Belanda untuk duduk dan makan bersama mereka,” ungkap Charantorn.

“Mereka kagum dengan sikap tersebut dan mengatakan bahwa orang Thailand adalah orang yang paling baik di dunia,” jelasnya.

Di Thailand, pemakaman dapat berlangsung selama beberapa hari sebelum kremasi terakhir.

Selama masa berkabung, doa rutin diadakan, dan makanan atau camilan disajikan kepada para pengunjung.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >