
UPdates—Seperti telah diperkirakan secara luas sejak kekalahan mengejutkan Jerman dari Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann akhirnya dipecat.
You may also like :
UEFA Nations League: Prediksi Belanda vs Hungaria dan Jerman vs Bosnia
DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman) mengkonfirmasi pada hari Jumat, 3 Juli 2026 bahwa pelatih muda itu tidak lagi menjadi kepala pelatih tim nasional.
Pria berusia 38 tahun itu dipaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya tiga tahun setelah tiba dan jauh sebelum berakhirnya kontraknya, yang akan berakhir setelah Piala Eropa 2028.
Perpanjangan kontraknya pada Januari 2025 memaksa DFB melakukan negosiasi yang rumit, dan dilaporkan berujung pada pertemuan rahasia selama tiga jam sehari sebelum pengumuman resmi.
"Keputusan ini sama sekali tidak mudah bagi saya," kata Nagelsmann dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari DW, Jumat, 3 Juli 2026.
Sebelumnya, saat timnya baru saja tersingkir lewat adu penalti, ia menegaskan bahwa dirinya masih berharap mendapat kesempatan memimpin Der Panzer.
Namun, DFB tampaknya merasa waktunya sudah cukup setelah sebelumnya Jerman juga gagal di Piala Eropa 2024 di kandang sendiri.
"Prioritas utama saya selalu adalah kesuksesan tim. Setelah kekecewaan yang begitu pahit, tim pantas mendapatkan kesempatan untuk memulai kembali tanpa beban apa pun... Ucapan terima kasih khusus juga ditujukan kepada para penggemar. Kalian mendukung kami, kalian mempercayai kami, dan kalian memberi kami energi, bahkan di masa-masa sulit,” ujarnya.
“Saya benar-benar menyesal dan sangat sedih karena kami mengecewakan kalian dan tidak dapat memberi kalian lebih banyak malam-malam penuh kegembiraan sepak bola di Piala Dunia ini. Kalian pantas mendapatkan lebih banyak!" lanjutnya.
Asisten Nagelsmann, Benjamin Glück dan Benjamin Hübner, juga telah meninggalkan klub. DFB juga menyatakan bahwa mereka sedang melakukan pembicaraan dengan Jüergen Klopp untuk posisi pelatih kepala yang kosong, yang mengindikasikan bahwa ia telah menunjukkan kesediaan untuk mengambil peran tersebut.
Nagelsmann memenangkan 23 dari 37 pertandingan yang ia pimpin sebagai pelatih Jerman, hanya kalah delapan kali. Tiga kekalahan tersebut terjadi melawan Spanyol, Portugal, dan Prancis, tetapi dua kekalahan lainnya terjadi di Piala Dunia 2026 melawan Ekuador dan kemudian Paraguay.
Kepergiannya merupakan kemunduran lain dalam karier kepelatihannya yang dulunya diharapkan mencapai puncak tertinggi.
Satu dekade lalu, Julian Nagelsmann melakukan debutnya sebagai pelatih Hoffenheim dalam pertandingan imbang 1-1 melawan Werder Bremen di Bundesliga. Ia adalah wajah generasi pelatih muda Jerman yang baru.