Benjamin Netanyahu (Foto: Anadolu)

Netanyahu Gelar Rapat Kabinet Perang Darurat, Serangan Hizbullah Kejutkan Militer

31 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengadakan pertemuan keamanan darurat untuk menilai situasi di Israel utara setelah eskalasi serangan di Lebanon selatan.
  • Tentara Israel terkejut dengan skala serangan roket Hizbullah yang mencapai kota Safed dan Nahariya di Israel utara, untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata dimulai.
  • Puluhan roket ditembakkan dari Lebanon ke arah utara Israel, menyebabkan kekacauan total dan situasi yang tidak terkendali di wilayah tersebut.
  • Sirene telah berbunyi 1.099 kali di utara sejak dimulainya gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah, menandakan ketegangan yang tinggi.
  • Hizbullah melancarkan serangan drone yang menargetkan tentara Israel di dekat pemukiman Natua dan kamp militer Hutan Galilea, meningkatkan kekhawatiran di Israel.
  • Serangan Israel di Lebanon telah menewaskan lebih dari 3.371 orang sejak 2 Maret, menurut Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon.
  • Gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah telah diperpanjang selama 45 hari, namun serangan terus berlanjut, menyebabkan ketegangan yang berkepanjangan.
atau

UPdates—Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan keamanan darurat dengan para pejabat untuk menilai situasi di Israel utara menyusul eskalasi Tel Aviv di Lebanon selatan.

You may also like : netanyahu mnaNetanyahu Frustrasi Janji Mossad soal Pemberontakan Rakyat Iran tak Terwujud

Channel 13 melaporkan bahwa Netanyahu melakukan penilaian keamanan darurat dengan Menteri Pertahanan Israel Katz, Kepala Staf Angkatan Darat Eyal Zamir dan para kepala militer di utara.

You might be interested : israel rusakIsrael Dihujani Rudal dari Iran, Yaman, dan Lebanon, Kerusakan Parah di Dekat Tel Aviv

Dikatakan bahwa tentara Israel terkejut dengan skala serangan roket dan keputusan Hizbullah untuk mengubah kebijakan tembakannya sebagai tanggapan terhadap perluasan operasi darat tentara Israel di Lebanon selatan.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa puluhan roket ditembakkan dari Lebanon ke arah utara pada hari Sabtu, dan untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata dimulai pada 17 April, roket-roket ini mencapai kota Safed dan Nahariya di Israel utara.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TRT World, Minggu, 31 Mei 2026, menurut laporan itu, ada kekacauan total dan situasi yang tidak terkendali di utara. Meski begitu, Pemerintah tidak khawatir tentang hal ini.

Dalam perkembangan terkait, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan pada hari Sabtu bahwa sirene telah berbunyi 1.099 kali di utara sejak dimulainya gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hizbullah.

Hizbullah mengatakan telah melancarkan serangan drone yang menargetkan tentara Israel di dekat pemukiman Natua dan di kamp militer Hutan Galilea di Israel utara.

Dalam beberapa minggu terakhir, drone Hizbullah telah menimbulkan kekhawatiran yang semakin besar di Israel, dengan Netanyahu menggambarkannya sebagai ancaman besar karena kesulitan dalam mendeteksinya.

Israel terus melancarkan serangan terhadap Lebanon meskipun gencatan senjata telah diperpanjang selama 45 hari mulai 17 Mei, menyusul pembicaraan tidak langsung yang dimediasi oleh AS.

Serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 3.371 orang di Lebanon, menurut Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >