
UPdates—Pria asal Amerika Serikat, Glenwood Hoskin Jr. menjadikan bioskop bukan sekadar tempat mencari hiburan, namun juga untuk mencatatkan rekor dunia.
You may also like :
Sedih Istri Meninggal, Lansia Ini Bersepeda Keliling Dunia dan Pecahkan Rekor
Selama periode April 2024 hingga April 2025, lelaki berusia 60 tahun ini menghabiskan banyak waktunya duduk di kursi nyaman bioskop Regal Cinema di York Haven, Pennsylvania.
You might be interested :
Menteri Pertahanan Baru Iran: AS tidak akan Berani Menyerang Lagi
Ia berhasil mencatatkan rata-rata 3,3 film yang ditonton di bioskop setiap harinya.
Berbekal kecintaan seumur hidup terhadap musik dan film, pensiunan yang beruntung ini sukses melampaui rekor sebelumnya—yaitu 777 film dalam setahun yang dipegang oleh Zachariah Swope (AS)—dengan total 1.207 film yang ia tonton selama 12 bulan.
Kepada Guinness World Record (GWR), ia mengungkapkan bahwa dirinya selalu merencanakan jadwal setiap hari dengan memeriksa daftar film yang diputar, lalu berusaha menonton sebanyak mungkin film, mulai dari pagi hari hingga tengah malam.
“Saya sangat menikmati kegiatan di luar rumah. Saya juga selalu menyukai tantangan dan target yang harus dicapai,” ujar Glenwood sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi GWR, Sabtu, 31 Oktober 2026.
“Selain itu, karena saya adalah pribadi yang terorganisir, proses yang saya jalani untuk mencapai ini pun terasa menyenangkan,” lanjutnya.
Glenwood menuturkan bahwa ia pertama kali mengetahui tantangan ini saat berselancar di internet. Saat itu, perhatiannya tertuju pada rekor jumlah penayangan film yang sama di bioskop serta rekor jumlah film terbanyak yang ditonton di bioskop dalam kurun waktu satu tahun.
Rekor untuk kategori pertama dipegang oleh Ramiro Alanis (AS), yang menonton film Spider-Man: No Way Home (2021) sebanyak 292 kali untuk merebut kembali rekor miliknya sendiri.
Glenwood mengaku tidak bisa melampaui angka tersebut karena sebagian besar film di bioskop tempatnya menonton biasanya segera beralih ke layanan streaming dalam waktu singkat.
Meskipun demikian, ia mampu bersaing untuk memecahkan rekor tersebut—dan setelah terinspirasi oleh sesama pencinta film di bioskop Regal yang mencoba melakukan hal serupa, ia merasa harus setidaknya mencobanya.
“Saya mencari tahu semua hal yang perlu dilakukan sebelumnya, lalu merencanakan untuk memulainya pada musim semi agar bisa memecahkan rekor saat itu, yakni 777 film, sebelum musim dingin tiba,” ujarnya.
“Saya tidak suka menyetir saat musim dingin, jadi apa pun yang tercapai setelah itu hanyalah bonus,” jelasnya.
Untungnya, Pennsylvania mengalami musim dingin yang cukup ringan—dan pensiunan petugas pajak ini pun berhasil menonton jauh lebih banyak film daripada yang ia bayangkan sebelumnya.
Film kartun menjadi favoritnya, mungkin karena durasinya yang lebih singkat dan sifatnya yang menyenangkan.
Ia juga sangat menikmati film komedi, serta melihat penonton lain tertawa lepas saat mendengar lelucon yang sebenarnya sudah ia tonton berkali-kali.
“Saya terkejut dengan beberapa film yang ternyata saya sukai, seperti The Wild Robot (2024), yang jauh lebih bagus dari dugaan saya,” kata Glenwood.
Ia juga mengaku menikmati film Deadpool & Wolverine (2024). “Sejujurnya, tidak ada film yang benar-benar buruk atau yang tidak saya sukai!” tegasnya.
Selain itu, Glenwood mengaku menyukai rutinitas dan keakraban yang ia rasakan di bioskop. Ia menjadi cukup akrab dengan para staf dan manajemen bioskop; mereka sering membantunya mencari tahu film mana yang memiliki durasi paling singkat, sehingga ia bisa memutuskan film apa yang akan ditonton hari itu.
“Senang rasanya bisa keluar rumah dan menonton film, terutama film komedi,” ujarnya, menjelaskan alasan mengapa ia lebih memilih menonton di bioskop daripada di rumah.
“Film-film tersebut terasa lebih seru saat ditonton di bioskop bersama orang lain,” ungkapnya.
Terlebih lagi, pengalaman ini ternyata tidak semahal yang dibayangkan. Penggemar film ini memiliki kartu Regal Unlimited, yang mengenakan biaya sekitar $28 (sekitar Rp507 ribu) per bulan untuk akses menonton film dalam jumlah yang hampir tak terbatas.
Ia juga biasa menyiapkan makanan di rumah dan menyantapnya di sela-sela waktu pemutaran film demi menghemat biaya. Ia bahkan memanfaatkan area di sekitar bioskop untuk berolahraga rutin di sela-sela menonton film.
“Para staf dan manajemen bioskop sangat membantu, dan saya senang bisa mengenal mereka,” ujarnya.
Di antara waktu pemutaran film, ia biasa berjalan-jalan di sekitar bioskop. “Baik di luar maupun di dalam, yang memberikan pengalaman yang sangat berkesan,” bebernya.
Jadi, meskipun masa depan sulit untuk diprediksi, satu hal yang pasti: penggemar berat film ini akan tetap duduk di dalam bioskop, menanti lampu diredupkan dan film utama dimulai.