
UPdates - Kebakaran hutan yang terjadi di sebuah pulau di Taman Nasional Channel Islands telah menjadi kebakaran hutan terbesar di California, Amerika Serikat tahun ini.
You may also like :
Dikejar 1 Jam, Britney Spears Ditangkap karena Mengemudi Ugal-ugalan
Kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 10 ribu hektar hutan, menghancurkan bangunan bersejarah, dan membahayakan komunitas tumbuhan langka yang telah diupayakan oleh para konservasionis untuk dipulihkan.
You might be interested :
Kebakaran Hutan Besar Kembali Landa Los Angeles
Sekitar 72 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang mulai berkobar pada hari Jumat pekan lalu tersebut, tetapi upaya mereka terhambat oleh angin kencang. Menurut laporan insiden Cal Fire, api saat ini belum terkendali sama sekali.
Disadur Keidenesia.TV dari The Guardian, Rabu, 20 Mei 2026, kebakaran di Pulau Santa Rosa diduga bermula setelah seorang pelaut terdampar di pulau tersebut setelah perahunya menabrak bebatuan di pantai Pulau Santa Rosa.
Pelaut berusia 67 tahun itu kemudian menembakkan setidaknya dua suar tanda bahaya dalam upaya untuk menarik perhatian perahu-perahu yang lewat.
Upaya tersebut tampaknya berhasil, menurut Kenneth Wiese, juru bicara distrik barat daya Penjaga Pantai AS.
Wiese mengatakan bahwa orang-orang di atas dua kapal terpisah menghubungi Dinas Taman Nasional untuk mengatakan bahwa mereka mencurigai seseorang terdampar di Pulau Santa Rosa, bagian dari taman nasional Kepulauan Channel di lepas pantai selatan California.
Penjaga Pantai kemudian mengirimkan helikopter yang sudah dalam penerbangan untuk menjemput pria tersebut, yang telah bermalam di pulau itu.
Menurut gambar yang diunggah ke Instagram oleh Penjaga Pantai, pria itu telah mengukir huruf "SOS" di tanah yang hangus. Petugas membawanya ke rumah sakit di Camarillo terdekat. Ia tampaknya tidak terluka.
“Kami tahu bahwa dia meluncurkan beberapa suar untuk mencoba menarik perhatian,” kata Wiese. “Upayanya membuahkan hasil. Kami berhasil mengeluarkannya dari sana.”
Namun, suar-suar tersebut mungkin telah memicu kebakaran hutan di sepanjang pantai selatan pulau seluas 53.000 hektar itu.
Wiese mengatakan dia tidak dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut, tetapi mengatakan bahwa Dinas Taman Nasional (National Park Service - NPS) sedang melakukan penyelidikan.
NPS mengeluarkan pengumuman pada hari Minggu lalu bahwa Pulau Santa Rosa ditutup untuk pengunjung sementara petugas pemadam kebakaran berupaya mengendalikan kebakaran.