Haji 2026 (Foto: Kemenhaj)

Pemulangan Jemaah Haji 1 Juni-1 Juli, Wamenhaj: Tetap Tertib

30 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengumumkan bahwa fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina telah selesai, dan seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah.
  • Pemulangan jemaah haji Indonesia dijadwalkan berlangsung dari 1 Juni hingga 1 Juli 2026, dengan gelombang pertama dimulai pada 1 Juni dan gelombang kedua pada 16 Juni 2026.
  • Wamenhaj meminta seluruh petugas untuk tetap bekerja dengan penuh dedikasi dan menjaga pelayanan di hotel-hotel jemaah, serta tetap mengedepankan sikap simpatik dan empatik.
  • Jemaah haji diminta untuk tetap tertib selama menunggu jadwal kepulangan, menjaga kondisi kesehatan, dan tidak berlebihan melakukan aktivitas di luar hotel.
  • Pemulangan gelombang pertama berakhir pada 15 Juni 2026, sedangkan pemberangkatan terakhir jemaah gelombang kedua dari Makkah ke Madinah dijadwalkan pada 21 Juni 2026.
  • Pemulangan terakhir dari Madinah berlangsung pada 30 Juni 2026, dan seluruh proses kedatangan jemaah haji Indonesia resmi berakhir pada 1 Juli 2026.
  • Seluruh jemaah haji Indonesia diharapkan telah kembali ke Tanah Air pada 1 Juli 2026, menandai berakhirnya proses pemulangan jemaah haji tahun tersebut.
atau

UPdates—Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, atau Armuzna sudah tuntas.

You may also like : post peofnyarh0Embarkasi Makassar Berangkatkan 393 Jemaah Haji Kloter Pertama

Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.

You might be interested : f57e66a1 1afa 4223 88f8 73ecb420519c 1772288382569Timur Tengah Bergejolak, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah

Hal tersebut disampaikan Wamenhaj saat meninjau langsung proses akhir pergerakan jemaah haji Indonesia di Mina, pada Sabtu, 30 Mei 2026, yang bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1447 H.

Setelah fase Armuzna selesai, penyelenggaraan ibadah haji akan memasuki fase pemulangan jemaah ke Tanah Air.

Pada fase ini, ia meminta seluruh petugas tetap bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga pelayanan di hotel-hotel jemaah, serta tetap mengedepankan sikap simpatik dan empatik.

“Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jemaah,” ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi Kemenhaj, Sabtu, 30 Mei 2026.

Wamenhaj juga mengimbau KBIHU dan seluruh jemaah haji Indonesia untuk tetap tertib selama menunggu jadwal kepulangan. Jemaah diminta menjaga kondisi kesehatan dan tidak berlebihan melakukan aktivitas di luar hotel.

“Kami mengimbau kepada KBIHU yang membawa jemaah, juga kepada seluruh jemaah, untuk tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air,” pungkasnya.

Pemulangan gelombang pertama dimulai pada 1 Juni 2026. Jemaah diberangkatkan dari Makkah melalui Bandara Jeddah dan pada hari yang sama mulai tiba di Tanah Air.

Selanjutnya, pemberangkatan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah dimulai pada 7 Juni 2026.

Proses pemulangan gelombang pertama berakhir pada 15 Juni 2026.

Pada 16 Juni 2026 yang bertepatan dengan 1 Muharam 1448 Hijriah, pemulangan gelombang kedua dari Madinah ke Indonesia dimulai. Kedatangan jemaah gelombang kedua di Tanah Air juga dimulai pada tanggal tersebut.

Pemberangkatan terakhir jemaah gelombang kedua dari Makkah ke Madinah dijadwalkan pada 21 Juni 2026. Sementara itu, pemulangan terakhir dari Madinah berlangsung pada 30 Juni 2026.

Pada 1 Juli 2026, seluruh proses kedatangan jemaah haji Indonesia resmi berakhir dengan tibanya kloter terakhir di Tanah Air.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >