Tampang Taufik Hidayat, penganiaya wanita di Bandung. (Foto: Istimewa)

Pengakuan Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Sadis Kekasih: Dari Mabuk hingga Bantah Congkel Mata

24 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Taufik Hidayat, pelaku penyekapan sadis kekasih di Bandung, telah ditangkap di rumah kerabatnya di Ciparay, Kabupaten Bandung. Ia mengaku melakukan kekerasan saat berada di bawah pengaruh minuman keras.
  • Taufik mengakui memukul korban menggunakan helm hingga menyebabkan luka serius dan kerusakan di bagian bibir atas korban, serta membantah melakukan kekerasan yang menyebabkan korban mengalami kerusakan mata.
  • Pelaku juga mengakui mengancam korban agar tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak lain dan menyatakan penyesalan atas perbuatannya.
  • Setelah kasusnya terbongkar, Taufik sempat melarikan diri ke Tangerang, namun ia tidak bertahan lama di kota itu dan memutuskan kembali ke Jawa Barat hingga akhirnya ditangkap.
  • Selama pelariannya, tersangka mengaku merasa takut dan terus dihantui rasa curiga terhadap orang-orang di sekitarnya.
  • Hasil pemeriksaan menunjukkan Taufik negatif mengonsumsi narkotika dan kondisi kesehatannya baik sehingga siap menjalani proses penahanan dan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Taufik siap mempertanggungjawabkan tindakan yang telah ia lakukan dan menyatakan penyesalan atas perbuatannya.
atau

UPdates—Pelaku penyekapan sadis kekasih di Bandung, Taufik Hidayat (30) akhirnya ditangkap di rumah kerabatnya di Ciparay, Kabupaten Bandung.

Setelah penangkapannya, ia membuat pengakuan soal penganiayaan dan penyekapan yang ia lakukan selama tiga tahun terhadap kekasihnya, YTR (29).

Taufik mengaku melakukan kekerasan saat berada di bawah pengaruh minuman keras. Ia juga kerap terlibat pertengkaran dengan korban sebelum aksi penganiayaan terjadi.

"Semua yang dia lakukan dia mengakui, dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal, karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol tadi itu. Setiap hari ini konsumsi alkohol, selalu berdebat dan bercekcok dengan kekasihnya, dan terjadilah penganiayaan seperti itu," ungkap Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan kepada awak media di Mapolda pada Selasa malam sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, Taufik Hidayat mengakui memukul korban menggunakan helm hingga menyebabkan luka serius dan kerusakan di bagian bibir atas YTR.

"Itu bagian bibir korban kamu apain?" tanya polisi saat melakukan interogasi kepada Taufik Hidayat dalam bahasa setempat.

"Saya pukul pakai helm pak," jawab Taufik Hidayat yang tampak duduk dengan santai.

Polisi yang meragukan pengakuan tersebut mencoba memastikan kronologi kejadian sebenarnya yang membuat bibir YTR yang oleh keluarganya dianggap hilang dan cacat permanen.

"Ah, masa kamu pukul pakai helm?" tanya polisi kurang percaya.

Taufik Hidayat lantas menjelaskan bahwa pemukulan menggunakan helm ia lakukan lebih dari satu kali. Makanya, dampaknya sangat serius.

"Giginya copot satu, lalu kedua kali saya pukul lagi pakai helm," jelasnya.

Petugas yang menangkapnya juga menyinggung dugaan kekerasan yang menyebabkan korban mengalami kerusakan mata.

"Itu mata korban kenapa? Dicongkel sama kamu, ya?" tanya polisi.

"Tidak saya congkel pak, saya pukul pakai tangan bagian dalam," katanya seraya memperlihatkan bagian tangan yang ia gunakan memukul dan merusak mata korban.

Selain kekerasan fisik, Taufik Hidayat mengakui mengancam korban agar tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak lain.

"Kamu juga melakukan pengancaman, benar atau tidak?" tanya polisi.

"Iya pak," jawab Taufik Hidayat sambil mengangguk.

Kembali ke penjelasan Kapolda, setelah kasusnya terbongkar, Taufik sempat melarikan diri ke Tangerang. Namun, ia tidak bertahan lama di kota itu dan memutuskan kembali ke Jawa Barat hingga akhirnya ditangkap.

Selama pelariannya, tersangka mengaku merasa takut dan terus dihantui rasa curiga terhadap orang-orang di sekitarnya.

"Kisah pelariannya tadi sempat diceritakan, yang bersangkutan sempat berpindah ke Tangerang. Merasa bahwa Tangerang itu tempat yang aman, tapi di sana juga bingung, dan merasa tidak aman, dan kembali lagi ke Jawa Barat. Kami sempat menanyakan juga bahwa yang bersangkutan juga merasa takut, curiga sama semua orang, dan tidak tahu mau ke mana, dan akhirnya sampailah di Majalaya dan tertangkap itu," beber Rudi sebagaimana dilansir dari Detik.com.

Taufik Hidayat sendiri menyatakan penyesalan atas perbuatannya dan siap mempertanggungjawabkan tindakan yang telah ia lakukan.

"Saya siap tanggung jawab Pak atas perbuatan saya. Saya menyesal pak," katanya kepada polisi yang menginterogasinya.

Setelah penangkapannya, penyidik melakukan pemeriksaan awal, termasuk tes urine untuk memastikan kondisi tersangka.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Taufik negatif mengonsumsi narkotika. Polisi menyatakan kondisi kesehatannya baik sehingga siap menjalani proses penahanan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Sam Levenson

"Jangan melihat jam; lakukan apa yang dilakukannya. Teruslah melangkah!"
Load More >