Personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus). (foto:Dok.garuda.tv)

Sejarah Hari Ini, 16 April: Hari Ulang Tahun Komando Pasukan Khusus (Kopassus)

16 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Hari Ulang Tahun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) diperingati setiap tanggal 16 April, yang merupakan hari pembentukan Kesatuan Komando Teritorium III sebagai cikal bakal Kopassus pada 16 April 1952.
  • Pembentukan Kopassus dipicu oleh pemberontakan di Maluku oleh kelompok Republik Maluku Selatan (RMS) pada Juli 1950, yang memerlukan pasukan khusus untuk menumpasnya.
  • Operasi penumpasan pemberontakan tersebut dipimpin oleh Kolonel A.E. Kawilarang dengan Letkol Slamet Riyadi sebagai komandan operasi, dan meskipun berhasil, korban dari pihak TNI cukup besar.
  • Evaluasi atas operasi tersebut menunjukkan bahwa musuh dengan kekuatan kecil dapat memberikan perlawanan sengit karena memiliki kemampuan tempur individu dan keterampilan yang mumpuni, sehingga mendorong gagasan pembentukan satuan pemukul yang dapat digerakkan secara cepat dan tepat.
  • Gagasan tersebut dilanjutkan oleh Kolonel A.E. Kawilarang setelah gugurnya Letkol Slamet Riyadi, dan melalui Instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III, dibentuklah Kesatuan Komando Teritorium III pada 16 April 1952.
  • Kesatuan ini kemudian mengalami beberapa kali perubahan nama hingga pada 1985 resmi menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) seperti yang dikenal saat ini, dengan tema HUT Ke-74 tahun 2026 adalah 'Garda Senyap Untuk Negeri'.
  • Perjalanan Kopassus mencerminkan evolusi dan dedikasi pasukan elite TNI Angkatan Darat dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
atau

UPdates - Hari Ulang Tahun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) diperingati setiap tanggal 16 April.

You may also like : 16 save elephants 1200x834.jpgSejarah Hari Ini, 16 April: Hari Selamatkan Gajah

Satuan elite milik TNI Angkatan Darat ini secara resmi dibentuk pada 16 April 1952, bertepatan dengan berdirinya Kesatuan Komando Teritorium III sebagai cikal bakal Kopassus.

Dilansir dari laman RRI, pembentukan Kopassus tidak terlepas dari situasi genting yang terjadi pada Juli 1950. Saat itu, muncul pemberontakan di Maluku oleh kelompok yang menamakan diri Republik Maluku Selatan (RMS).

Untuk menumpas pemberontakan tersebut, pimpinan Angkatan Perang Republik Indonesia mengerahkan pasukan khusus.

Operasi ini dipimpin Panglima Tentara dan Teritorium III Kolonel A.E. Kawilarang, dengan Letkol Slamet Riyadi sebagai komandan operasi.

Meski operasi berhasil menumpas pemberontakan, korban dari pihak TNI cukup besar. Evaluasi menunjukkan bahwa musuh dengan kekuatan kecil mampu memberikan perlawanan sengit karena memiliki kemampuan tempur individu dan keterampilan yang mumpuni.

Pengalaman tersebut mendorong Letkol Slamet Riyadi menggagas pembentukan satuan pemukul yang dapat digerakkan secara cepat dan tepat. Setelah gugurnya Slamet Riyadi dalam pertempuran di Ambon, gagasan tersebut dilanjutkan oleh Kolonel A.E. Kawilarang.

Melalui Instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III Nomor 55/Instr/PDS/52 pada 16 April 1952, dibentuklah Kesatuan Komando Teritorium III yang kemudian dikenal sebagai Korps Baret Merah.

Dalam perjalanannya, satuan ini mengalami beberapa kali perubahan nama hingga pada 1985 resmi menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) seperti yang dikenal saat ini.

Tahun ini, HUT Ke-74 Kopassus pada tanggal 16 April 2026 mengangkat tema "Garda Senyap Untuk Negeri".

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >