
UPdates - Hari Angkutan Nasional diperingati di Indonesia setiap tanggal 24 April untuk mengenang sejarah perkembangan transportasi umum di Tanah Air yang berakar dari pendirian layanan angkutan pada masa penjajahan Jepang tahun 1943.
You may also like :
Sejarah Hari Ini, 24 April: Hari Angkutan Nasional di Indonesia
Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum guna mengurangi kemacetan dan polusi.
You might be interested :
27 Bus Trans Sulsel Layani Rute Makassar–Maros–Sungguminasa- Takalar, Mulai Beroperasi 9 Juli
Pada masa pendudukan Jepang, dibentuk dua lembaga angkutan yakni Jawa Unyu Zidousha (angkutan barang) dan Zidousha Sokyoku (angkutan penumpang).
Setelah kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1964, kedua layanan tersebut disatukan dan dikelola oleh pemerintah Indonesia, yang kemudian menjadi cikal bakal DAMRI (Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia) berdasarkan Maklumat Menteri Perhubungan No.01/DAMRI/46 pada 25 November 1946.
Hari ini diperingati untuk menghargai peran penting transportasi umum dalam kehidupan masyarakat dan mendorong peningkatan kualitas layanan angkutan darat, laut, dan udara.
Peringatan ini sering menjadi momen untuk mengajak masyarakat kembali menggunakan moda transportasi publik dan mengapresiasi sejarah perkembangan DAMRI di Indonesia.