Bunda Teresa (foto:int)

Sejarah Hari Ini, 5 September: Hari Amal Internasional

5 September 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Hari Amal Internasional diperingati setiap 5 September untuk menyadarkan dan memobilisasi masyarakat, LSM, dan pemangku kepentingan dalam kegiatan sukarela dan filantropi.
  • Tanggal tersebut dipilih untuk memperingati wafatnya Bunda Teresa dari Kalkuta, yang menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada 1979.
  • Bunda Teresa, lahir sebagai Agnes Gonxha Bojaxhiu pada 1910, pergi ke India pada 1928 dan mengabdikan hidupnya membantu orang miskin.
  • Pada 1948 ia menjadi warga negara India dan mendirikan Ordo Misionaris Cinta Kasih di Kolkata pada 1950.
  • Ordo tersebut terkenal karena karya pelayanan di antara orang miskin dan orang yang sekarat di kota Kolkata.
  • Bunda Teresa menerima berbagai penghargaan internasional, termasuk Hadiah Nobel Perdamaian, atas dedikasinya.
  • Ia meninggal dunia pada 5 September 1997, pada usia 87 tahun, dan hari wafatnya kemudian dijadikan Hari Amal Internasional.
atau

UPdates - Hari Amal Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 5 September.

You may also like : pexels esra erdogdu 1501957338 33410289 (1)Prakiraan Cuaca Hari Ini, 5 September: Enrekang, Luwu, Palopo, Luwu Timur dan Luwu Utara Berpotensi Hujan di Jumat Malam

Hari Amal Internasional didirikan dengan tujuan untuk menyadarkan dan memobilisasi masyarakat, LSM, dan pemangku kepentingan di seluruh dunia untuk membantu orang lain melalui kegiatan sukarela dan filantropi.

Dilansir dari laman indonesia.un.org, tanggal 5 September dipilih untuk memperingati ulang tahun wafatnya Bunda Teresa dari Kalkuta, yang menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1979.

Bunda Teresa, biarawati dan misionaris terkenal ini, lahir dengan nama Agnes Gonxha Bojaxhiu pada tahun 1910.

Pada tahun 1928 ia pergi ke India, di mana ia mengabdikan dirinya untuk membantu orang-orang yang tidak mampu.

Pada tahun 1948 ia menjadi warga negara India dan mendirikan ordo Misionaris Cinta Kasih di Kolkota (Kalkuta) pada tahun 1950, yang terkenal karena karyanya di antara orang miskin dan orang yang sekarat di kota itu.

Karya Bunda Teresa telah diakui dan diakui di seluruh dunia dan dia telah menerima sejumlah penghargaan dan penghargaan, termasuk Hadiah Nobel Perdamaian. Bunda Teresa meninggal dunia pada tanggal 5 September 1997, pada usia 87 tahun.

 

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >