
UPdates—Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza gagal memimpin skuad mahal Macan Kemayoran meraih gelar BRI Super League 2025/2026.
You may also like :
Baru Pekan ke-13, Sudah 5 Pelatih Jadi Tumbal BRI Super League
Klub Ibu Kota yang punya nilai skuad Rp125,58 miliar (versi Transfermarkt) itu hanya mampu finis ketiga di bawah Persib Bandung dan Borneo FC.
You might be interested :
Prakiraan Pemain, Head to Head, dan Prediksi Skor PSM vs Persis Solo
Meski begitu, ia tetap dianggap sukses membawa Persija menjalani musim luar biasa. Pasalnya, Persija berhasil melampaui rekor perolehan poin terbanyak mereka dalam satu musim.
Sejak Liga Indonesia kembali menggunakan format satu wilayah pada Liga 1 2017, torehan poin tertinggi Persija sebelumnya tercipta pada Liga 1 2022/23. Saat itu Macan Kemayoran finis sebagai runner-up dengan koleksi 66 poin.
Bahkan ketika Persija menjadi juara Liga 1 2018, mereka hanya mengumpulkan 62 poin.
Kini Persija telah mengoleksi 68 poin. Mauricio masih berpeluang membawa timnya menembus 71 poin apabila mampu menaklukkan Semen Padang FC pada pekan ke-34.
Di balik pencapaian tersebut, Mauricio mengaku belum bisa berbicara banyak mengenai masa depannya bersama Persija. Ia masih menunggu keputusan manajemen terkait statusnya untuk musim depan.
Mauricio sendiri mengapresiasi kerja keras para pemainnya sepanjang musim 2025/2026.
“Yang bisa saya katakan adalah Persija memiliki tim yang sangat kuat, dan saya sangat senang dengan para pemain yang saya miliki,” kata Mauricio sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi I-League, Rabu, 20 Mei 2026.
Soal siapa saja pemain yang akan bertahan atau meninggalkan tim, ia belum dapat memberikan kepastian.
“Siapa yang tetap tinggal dan siapa yang tidak, itu tidak sepenuhnya bergantung pada saya. Ketika saya duduk dan memutuskan masa depan saya, maka kita akan melihat dan membicarakan susunan pemain,” ujarnya.