Kapal tanker super Iran memasuki perairan Iran melewati Selat Hormuz yang diblokade Amerika (Foto: APA)

Setelah Ejek AS, Kapal Tanker Super Iran Terang-terangan Terobos Blokade di Selat Hormuz

15 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Sebuah kapal tanker super Iran berhasil memasuki perairan Iran setelah melewati Selat Hormuz meskipun ada blokade AS, dengan kapasitas membawa 2 juta barel minyak mentah.
  • Kapal tanker tersebut memasuki perairan Iran tanpa penyembunyian dan dengan sistem pelacakannya aktif, menunjukkan keteguhan Iran dalam menghadapi blokade.
  • Amerika Serikat telah memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Iran, yang berarti semua kapal yang menuju atau berangkat dari pelabuhan Iran akan menghadapi blokade militer AS.
  • Tidak ada komentar langsung dari otoritas AS mengenai laporan kapal tanker super Iran yang memasuki perairan Iran, menimbulkan ketidakpastian tentang langkah selanjutnya.
  • Blokade oleh AS menyusul pembicaraan langsung yang gagal antara AS dan Iran di Pakistan, yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari.
  • Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa blokade tersebut diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran di Teluk Persia dan Teluk Oman.
  • Blokade ini berdampak pada perdagangan maritim ke dan dari Iran, dengan pasukan AS menghentikan sepenuhnya perdagangan maritim, menurut komandan CENTCOM.
atau

UPdates—Sebuah kapal tanker super Iran memasuki perairan Iran setelah melewati Selat Hormuz meskipun ada blokade AS.

You may also like : jet israel peninsulaHarga Rp1,1 Triliun, 2 Jet Tempur Super Canggih Israel Rontok, Iran Tangkap Pilotnya

Laporan kantor berita Fars, kapal tanker besar yang dikenai sanksi itu memasuki perairan Iran melalui Selat Hormuz tanpa penyembunyian dan dengan sistem pelacakannya aktif.

You might be interested : bendera amaerika oran mnaIran Siap Berdamai dengan Trump

Disebutkan bahwa kapal tanker super tersebut memiliki kapasitas untuk membawa 2 juta barel minyak mentah.

Perlu dicatat bahwa Amerika Serikat telah memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Iran, di mana semua kapal yang menuju atau berangkat dari pelabuhan Iran akan menghadapi blokade militer AS.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Rabu, 15 April 2026, tidak ada komentar langsung dari otoritas AS mengenai laporan tersebut.

Pasukan AS menghentikan sepenuhnya perdagangan maritim ke dan dari Iran, kata komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) pada hari Selasa.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah CENTCOM memulai blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada hari Senin.

Komando tersebut, yang bertanggung jawab atas operasi militer di Timur Tengah, mengatakan blokade tersebut diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran di Teluk Persia dan Teluk Oman.

Blokade tersebut menyusul pembicaraan langsung yang jarang terjadi antara AS dan Iran di Pakistan selama akhir pekan yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari. Negosiasi tersebut gagal menghasilkan kesepakatan.

Sebelumnya, sebuah kapal tanker Tiongkok menjadi kapal pertama yang berhasil melewati jalur perdagangan energi tersebut setelah militer AS memulai blokade pelabuhan Iran.

Iran pun langsung menyerang dan mengejek AS, menekankan bahwa blokade hanya berlaku untuk negara-negara yang "tidak ditakuti Trump".

Menurut laporan Bloomberg, kapal Rich Starry, yang berlayar di bawah bendera Malawi, berbalik arah pada hari Senin tepat ketika blokade mulai berlaku.

Namun, kapal tersebut melanjutkan pelayarannya melalui Selat Hormuz setelah mengumumkan bahwa awak kapalnya adalah orang Tiongkok.

Data menunjukkan bahwa Rich Starry dimiliki oleh Shanghai Xuanrun Shipping Co Ltd. Baik pemilik maupun kapal tersebut masuk daftar hitam AS sekitar dua tahun lalu karena membantu Iran menghindari sanksi energi.

Kapal tanker tersebut membawa sekitar 250.000 barel metanol. Kapal tersebut memuat kargo di pelabuhan Hamriyah, UEA, menurut data tersebut.

"Angkatan Laut AS, dengan banyak 'kapal besar dan indahnya,' mengeluarkan peringatan berulang kali. Kabarnya, kapten kapal tanker tersebut meningkatkan layanannya ke premium untuk melewati iklan," demikian cuitan mengejek kedutaan Iran di Ghana sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari India Today, Selasa, 14 April 2026.

Font +
Font -