Ilustrasi (Foto: Freepik)

Terburuk dalam Sejarah, Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS

12 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Nilai tukar rupiah telah mencapai level terlemah dalam sejarah, yaitu Rp17.500 per dolar AS, melebihi level pada krisis moneter 1998 dan pandemi COVID-19.
  • Pada perdagangan intraday hari Selasa, 12 Mei 2026, rupiah dibuka di level Rp17.479 per dolar AS dan terus melemah hingga Rp17.508 per dolar AS.
  • Kenaikan harga minyak dunia menjadi salah satu sentimen utama yang membebani rupiah, memperlebar tekanan terhadap kondisi fiskal dan eksternal Indonesia.
  • Pakar Ekonomi Ferry Latuhihin memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut jika kondisi global tidak membaik dan ketahanan eksternal domestik terus melemah.
  • Ferry Latuhihin juga memperkirakan nilai tukar rupiah berisiko menyentuh level Rp25.000 per dolar AS pada semester II-2026.
  • Level pelemahan rupiah terhadap dolar AS ini merupakan yang terburuk dalam beberapa periode krisis, termasuk krisis moneter 1998 dan pandemi COVID-19.
  • Rupiah melemah 0,53% dibanding penutupan hari sebelumnya, menunjukkan tekanan signifikan terhadap mata uang domestik.
atau

UPdates—Nilai tukar rupiah anjlok dan tembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) di perdagangan intraday hari ini, Selasa, 12 Mei 2026.

You may also like : pexels karola g 4386373Mayoritas Mata Uang di Kawasan Asia Lesu di Senin Pagi, Rupiah Berada di Level Rp17.404

Itu adalah level pelemahan rupiah terhadap dolar AS terburuk dalam beberapa periode krisis.

You might be interested : pexels defrinomaasy 31679216Rupiah Diprediksi dalam Tekanan Akibat Demo Rusuh

Pada 1998, saat krisis moneter menerpa Asia, nilai tukar rupiah sekitar Rp16.800 per dolar AS.

Kemudian, pada Maret 2020, saat pandemi COVID-19 sekitar Rp16.575 per dolar AS. Lalu, pada April 2024, sempat tembus Rp16.400 per dolar AS.

Melansir Bloomberg, Selasa, 12 Mei 2026, rupiah dibuka di level Rp17.479 per dolar AS atau melemah 0,37% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp17.414 per dolar AS.

Selanjutnya, rupiah bergerak melemah. Terpantau pada pukul 09.45 WIB, rupiah sudah di level Rp17.506 atau melemah 0,53%.

Pada pukul 09.50 WIB, rupiah terus melemah dan berada di posisi Rp17.508 per dolar AS, yang merupakan level terlemah rupiah.

Pakar Ekonomi, Ferry Latuhihin mengatakan, kenaikan harga minyak dunia menjadi salah satu sentimen utama yang membebani rupiah.

Ferry Latuhihin menjelaskan, lonjakan harga energi memperlebar tekanan terhadap kondisi fiskal dan eksternal Indonesia.

“(Sentimen utamanya) Harga minyak dan fiscal crack kita,” ujar Ferry sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Kontan, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia menilai, tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut apabila kondisi global tidak membaik dan ketahanan eksternal domestik terus melemah.

Bahkan, Ferry memperkirakan nilai tukar rupiah berisiko menyentuh level Rp25.000 per dolar AS pada semester II-2026.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Derek Bok

"Jika kamu berpikir pendidikan itu mahal, cobalah kebodohan."
Load More >