
UPdates—PSM Makassar belum bisa bangkit dari keterpurukan. Menyusul kekalahan di markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Pasukan Ramang kini hanya meraih satu kemenangan dalam 10 laga terakhir.
You may also like :
Misi Jinakkan Pembunuh Raksasa: Menunggu Gol Alex Tangue dan Peringatan Tavares
Delapan pertandingan dari rentetan buruk itu berakhir dengan kekalahan dan Pelatih PSM, Tomas Trucha mengaku frustrasi dan sedih.
You might be interested :
Fans PSM Cemas!
“Saya bisa melihat tim yang bekerja dengan saya bisa bersaing dengan semua orang di liga ini. Saya percaya Anda melihat permainan kami melawan Persija, kalian melihat permainan ketika kami bermain melawan Malut, ketika kami bermain melawan Borneo, ketika kami bermain melawan Persib,” katanya dalam jumpa pers sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari video unggahan Instagram PSM, Kamis, 26 Februari 2026.
Menurutnya, timnya sudah bekerja keras sejak latihan. “Saya dapat melihat bahwa tim ini, mereka bekerja keras, mereka melakukan banyak hal dalam latihan,” ujarnya.
Tomas Trucha juga mengklaim mereka selalu menciptakan peluang. “Kami memiliki peluang dan hasilnya tidak datang. Jadi, itu membuat frustrasi. Itu membuat saya sedih,” keluhnya.
Juru taktik asal Republik Ceko itu menegaskan, tim Juku Eja selalu kalah dengan skor tipis dan itu menurutnya menyakitkan.
“Ada tim di liga yang kalah 3-0 , 4-0, 4-1 dan kami bukan tim seperti itu. Kita selalu kehilangan 1-0, 1-0, 2-1. Jadi, itu menyakitkan. Itu menyakitkan, jadi kita harus melihat ke depan,” ujarnya.
Ia berharap bahwa di laga berikutnya mereka bisa membalik keadaan dan kembali ke jalur kemenangan.
“Selalu ada pertandingan lain dalam sepak bola. Mari kita percaya bahwa itu pelajaran sulit lainnya bagi kami,” tandasnya merujuk pada kekalahan di markas Persebaya.