Presiden AS Donald Trump. (foto:Dok.Instagram@whitehouse)

Trump Kembali Berkoar Segera Mengambil Alih Kuba

2 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan segera mengambil alih Kuba, dengan mengisyaratkan pengerahan kapal induk AS di lepas pantai Kuba.
  • Trump menyatakan bahwa langkah ini akan diambil setelah perang AS-Israel di Iran, dan kapal induk besar seperti USS Abraham Lincoln akan dikerahkan untuk memaksa Kuba menyerah.
  • Menurut Trump, kekuatan militer AS akan membuat Kuba menyerah tanpa perlawanan, dengan mengatakan bahwa Kuba akan berkata 'terima kasih banyak, kami menyerah'.
  • Sebelumnya, Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan sanksi baru terhadap individu dan entitas yang terkait dengan Kuba, dengan alasan kekhawatiran atas ancaman terhadap keamanan nasional AS.
  • Trump menyebut Kuba sebagai 'target selanjutnya' setelah operasi militer terhadap Iran, menunjukkan bahwa AS memiliki rencana strategis untuk menghadapi Kuba.
  • Pernyataan Trump tentang rencana mengambil alih Kuba menimbulkan kekhawatiran tentang eskalasi konflik di wilayah tersebut dan implikasinya pada keamanan global.
  • Rencana AS untuk mengambil alih Kuba juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana komunitas internasional akan menanggapi langkah tersebut dan apakah akan ada perlawanan dari negara-negara lain.
atau

UPdates - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat, 1 Mei 2026 waktu setempat bahwa AS akan mengambil alih Kuba.

You may also like : prevot aaBelgia Kompori Uni Eropa Berani Melawan Trump

Ia mengisyaratkan bahwa kapal induk AS dapat dikerahkan di lepas pantai Kuba untuk memaksa negara kepulauan itu tunduk.

You might be interested : bahasa.newsbytesapp.comInilah Havana, Kota Paling Retro di Dunia

"Kuba, yang akan kita rebut hampir segera," kata Trump dalam sebuah acara di Florida, seraya mengklaim bahwa "orang Kuba punya masalah."

Trump mengindikasikan langkah tersebut akan menyusul setelah perang AS-Israel di Iran, dengan mengatakan Washington akan mengerahkan kapal angkatan laut saat kembali.

"Dalam perjalanan pulang dari Iran, kita akan memiliki salah satu kapal induk besar kita, mungkin USS Abraham Lincoln, yang terbesar di dunia, kita akan membiarkannya datang dan berhenti sekitar 100 meter dari lepas pantai," katanya, disadur Keidenesia.TV dari Anadolu Agency, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia selanjutnya menyatakan bahwa hanya dengan menunjukkan kekuatan saja Kuba akan menyerah, seperti yang ia klaim: "Mereka akan berkata 'terima kasih banyak. Kami menyerah,'" dan menambahkan: "Saya suka menyelesaikan pekerjaan."

Pada hari Jumat, Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan sanksi baru terhadap individu dan entitas yang terkait dengan Kuba, dengan alasan kekhawatiran atas ancaman terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS.

Dia berulang kali mengatakan bahwa Kuba adalah "target selanjutnya" setelah operasi militer terhadap Iran.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >