
UPdates—Jumlah korban akibat gempa magnitudo 7,7 yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus bertambah.
You may also like :
“Kami Siap Capt”, Detik-Detik Menegangkan Heli BNPB Mendarat di Tepi Sungai untuk Bantu Korban Banjir Sumut
Data terbaru BNPB, korban meninggal dunia sudah 70 orang. Selain itu, warga yang mengalami luka-luka sebanyak 1.182 jiwa.
You might be interested :
BMKG: Hingga Senin Pagi Terjadi 1.576 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 Flores
Berdasarkan pengkinian data penanganan pascabencana gempa yang dilansir Keidenesia.tv dari website resmi BNPB, Rabu, 19 Agustus 2026, tercatat Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua kabupaten terdampak dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi.
Di Kabupaten Manggarai, korban jiwa meninggal dunia sebanyak 27 jiwa dan pengungsi sebanyak 6.487 jiwa. Sementara itu di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia sebanyak 25 jiwa dan pengungsi mencapai 15.465 jiwa.
Dalam rangka penanganan darurat pascagempa NTT ini, Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut telah mengerahkan KRI Bung Hatta dan KRI dr. Soeharso (KRI SHS).
KRI SHS merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL untuk melaksanakan bantuan kesehatan di NTT.
Sejauh ini, gempa bumi susulan masih terus terjadi. Sebanyak 2.336 kali gempa susulan sudah terjadi dengan magnitudo terbesar 6,2.
Perkiraan sementara kondisi baru akan mulai stabil dalam dua sampai tiga minggu ke depan.