Foto baru rubi raksasa yang dirilis oleh Tim informasi Berita Militer Myanmar pada Kamis, 7 Mei 2026. (foto:Dok. Myanmar Military True News Information Team /APNews)

Wow! Penambang Temukan Batu Rubi Raksasa Seberat 2,2 Kg di Myanmar

13 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Para penambang di Myanmar menemukan batu rubi langka seberat 2,2 kilogram di kota Mogok, yang dianggap sebagai batu rubi terbesar kedua di negara tersebut.
  • Batu rubi ini ditemukan pada pertengahan April dan memiliki rona merah keunguan dengan nuansa kekuningan, serta tingkat warna berkualitas tinggi.
  • Myanmar merupakan produsen rubi terbesar di dunia, dengan produksi mencapai 90% dari total produksi rubi global, terutama dari daerah Mogok dan Mong Hsu.
  • Industri batu permata di Myanmar menjadi sumber pendapatan utama bagi pemerintah militer dan kelompok-kelompok bersenjata etnis, yang memperjuangkan otonomi.
  • Aktivis hak asasi manusia mendesak perhiasan untuk berhenti membeli permata dari Myanmar karena industri ini menjadi sumber pendapatan vital bagi pemerintah militer.
  • Penambangan batu permata juga menjadi faktor yang memicu konflik internal di Myanmar selama beberapa dekade.
  • Batu rubi terbesar yang pernah ditemukan di Myanmar sebelumnya memiliki berat 4,29 kilogram dan ditemukan pada tahun 1996.
atau

UPdates - Para penambang di Myanmar dilaporkan telah menemukan batu rubi langka berukuran sangat besar, yang dianggap sebagai batu rubi terbesar kedua berdasarkan berat yang pernah ditemukan di negara Asia Tenggara.

You may also like : whatsapp image 2025 08 08 at 13.27.34PMI Sumbangkan 100 Ribu Dolar AS ke Myanmar Red Cross Society

Batu rubi seberat 2,2 kilogram tersebut dilaporkan ditemukan di kota Mogok, di wilayah Mandalay, Myanmar.

Batu rubi terbesar dengan berat 4,29 kilogram, sebelumnya ditemukan pada tahun 1996.

Penemuan baru rubi terbaru ini dianggap lebih berharga dibanding penemuan batu rubi raksasa sebelumnya karena warna dan kualitasnya yang lebih unggul.

Menurut laporan dari media pemerintah Myanmar, Global New Light yang disadur Keidenesia.TV dari laman APNews, Rabu, 13 Mei 2026, batu rubi mentah itu ditemukan pada pertengahan April, tepat setelah festival Tahun Baru tradisional.

Batu ini digambarkan memiliki rona merah keunguan dengan nuansa kekuningan, tingkat warna berkualitas tinggi, transparansi sedang, dan permukaan yang sangat reflektif.

Myanmar menghasilkan hingga 90% rubi dunia, terutama dari daerah Mogok dan Mong Hsu.

Batu permata, baik yang diperdagangkan secara sah maupun diselundupkan, merupakan sumber pendapatan utama bagi Myanmar.

Aktivis hak asasi manusia dan organisasi seperti kelompok riset dan lobi yang berbasis di Inggris, Global Witness, telah mendesak para perhiasan untuk berhenti membeli permata yang berasal dari Myanmar, karena industri ini menurutnya telah menjadi sumber pendapatan vital bagi pemerintah militer di Myanmar selama beberapa dekade.

Penambangan batu permata juga menjadi sumber pendanaan utama bagi kelompok-kelompok bersenjata etnis yang memperjuangkan otonomi, sebuah faktor yang telah membantu memicu konflik internal selama beberapa dekade.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Derek Bok

"Jika kamu berpikir pendidikan itu mahal, cobalah kebodohan."
Load More >