(foto:Dok.Pemkot Makassar)

10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar

4 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar telah memasuki tahap krusial dengan 10 kandidat yang akan berebut 5 kursi pimpinan.
  • Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan bahwa proses seleksi harus berjalan secara baik, transparan, dan akuntabel untuk melahirkan figur-figur yang memiliki integritas dan kompetensi.
  • Tiga aspek utama yang diharapkan dari calon pimpinan Baznas Kota Makassar adalah pemahaman yang kuat tentang syariat Islam dan sistem pengelolaan zakat, kemampuan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dan integritas.
  • Munafri berharap lima pimpinan yang terpilih dapat membawa Baznas Kota Makassar menjadi lembaga yang profesional, kredibel, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
  • Setelah seleksi di tingkat daerah, 10 kandidat yang lolos akan menjalani proses lanjutan oleh Komisioner Baznas Pusat sebelum ditetapkan sebagai pimpinan definitif.
  • Pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan, menyatakan bahwa proses seleksi telah memasuki tahapan verifikasi faktual.
  • Tujuan dari proses seleksi ini adalah untuk memilih pimpinan yang dapat mengelola zakat dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Makassar.
atau

UPdates - Proses seleksi calon pimpinan dan anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan krusial.

You may also like : unnamed (36)BAZNAS Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Mendanai Program MBG

Saat ini tersisa 10 nama yang akan bersaing memperebutkan lima kursi pimpinan Baznas Kota Makassar periode mendatang.

You might be interested : logo baznas ri hijau 01Tes CAT Calon Komisioner Baznas Makassar Digelar 20–21 April 2026, Ini Pokok Materi Ujiannya

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa proses seleksi yang berjalan secara baik, transparan, dan akuntabel menjadi faktor penting untuk melahirkan figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen dalam mengelola zakat untuk kepentingan umat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Verifikasi Faktual Offline Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar Periode 2026-2031 di Balai Kota Makassar, Kamis, 4 Juni 2026.

“Kami berharap adanya seleksi Baznas, bisa memberikan titik terang terkait tugas pokok dan perhatian kepada masyarakat Kota Makassar,” jelasnya, dilansir Keidenesia.TV dari laman Pemkot Makassar.

Tentang kriteria yang diharapkan dari calon pimpinan Baznas Kota Makassar, Munafri menegaskan sedikitnya terdapat tiga aspek utama yang harus dimiliki.

Pertama, memiliki pemahaman yang kuat terkait syariat Islam dan sistem pengelolaan zakat.

Kedua, mampu membangun sinergi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara kriteria ketiga adalah amanah. Menurut Munafri, integritas menjadi fondasi utama dalam mengelola dana zakat yang berasal dari masyarakat.

Ia berharap lima pimpinan yang nantinya terpilih benar-benar mampu membawa Baznas Kota Makassar menjadi lembaga yang semakin profesional, kredibel, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, setelah melalui tahapan seleksi di tingkat daerah, para peserta yang lolos hingga 10 besar masih harus menjalani proses lanjutan oleh Komisioner Baznas Pusat sebelum ditetapkan sebagai pimpinan definitif.

“Lalu kita menghasilkan 10 besar, kemudian diseleksi lagi oleh Komisioner Baznas Pusat. Jadi menurut saya, kurang transparan apa lagi,” pungkas Munafri.

Sementara itu, Pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan, mengatakan, proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, memasuki tahapan verifikasi faktual.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >