Seniman dan aktivis Rusia Semyon Skrepetsky berdiri di luar Kedutaan Besar Rusia selama aksi Hari Rusia. Ia membawa lukisan karikatur Putin dan pemimpin Soviet Joseph Stalin. (Foto: Getty Images)

3 Hari Setelah Ejek Putin di Kedutaan Berlin, Seniman Rusia Ditembak Mati di Polandia

16 June 2026
Font +
Font -

UPdates—Polisi di Polandia sedang menyelidiki pembunuhan bergaya eksekusi terhadap seorang seniman Rusia dan kritikus vokal Presiden Vladimir Putin.

You may also like : tentara polandia ilustrasiTegang dengan Rusia, Polandia Kerahkan 40.000 Tentara ke Perbatasan, China Minta Berunding

Jaksa Polandia mengatakan Robert K, yang dikenal sebagai seniman Semyon Skrepetsky, ditembak mati pada Senin, 15 Juni 2026 pagi di kota Biała Podlaska, Polandia, sekitar 40 km dari perbatasan Belarusia.

You might be interested : putin pixabayTrump Sebut Rusia Macan Kertas, Putin: Kalau Begitu, Hadapi Saja Macan Kertas Ini

Pria berusia 44 tahun itu ditembak lima kali di kepala, dada, dan punggung di tempat parkir mobil di kota itu, yang terletak sekitar 600 m dari konsulat Belarusia.

Semyon Skrepetsky adalah nama samaran yang digunakan oleh Robert Kuzovkov. Ia dikenal karena karikaturnya tentang para politisi, termasuk Putin, pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko, dan pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov.

Juru bicara Kantor Kejaksaan Distrik di Lublin, Marcin Kozak mengatakan bahwa seniman tersebut didekati oleh seorang pria bersenjata tak dikenal yang menembakkan dua tembakan ke arahnya.

"Ketika korban jatuh ke tanah, pelaku mendekat, menembakkan tiga tembakan lagi, dan kemudian dengan cepat melarikan diri dari tempat kejadian. Robert K meninggal di tempat kejadian," kata Marcin Kozak sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurut Marcin Kozak, lima selongsong peluru dan satu peluru Geco 9mm Luger ditemukan di tempat kejadian.

Autopsi dijadwalkan pada hari Rabu.

Polisi menahan dua warga Belarusia, berusia 33 dan 37 tahun, di dekat konsulat Belarusia di kota tersebut. Peran mereka dalam insiden tersebut masih sedang ditentukan.

Laporan media menyebutkan Skrepetsky pindah ke Biała Podlaska pada tahun 2021.

"Korban terlibat dalam kegiatan seni publik dan menggunakan, antara lain, nama samaran Semyon Skrepetsky, di mana ia mengekspresikan kritik terhadap kebijakan pemerintah Federasi Rusia saat ini," kata Kozak.

Video yang baru-baru ini diunggah di media sosial menunjukkan Skrepetsky berada di demonstrasi Hari Rusia di luar kedutaan Rusia di Berlin pada 12 Juni.

Ia membawa lukisan karikatur Putin dan pemimpin Soviet Joseph Stalin, serta bendera Rusia yang diikatkan ke celananya dan terseret di sepanjang jalan.

Font +
Font -