
UPdates - Pemerintah Kota Makassar (Pemkot Makassar) memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena tidak memperoleh kursi di sekolah negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
You may also like :
Jangan Curang, KPK Awasi SPMB 2026
Melalui program yang diinisiasi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar menggandeng puluhan sekolah swasta untuk menerima peserta didik yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri.
You might be interested :
Wali Kota Munafri Ingin Makassar Bebas Asap Rokok
Dari 67 sekolah swasta yang disiapkan untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar, sebanyak 55 SMP swasta telah resmi bergabung dalam program sekolah gratis.
Seluruh biaya pendidikan siswa yang bersekolah di sekolah-sekolah tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar
Menurut Munfari, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin setiap anak di Kota Makassar, tetap memperoleh hak atas pendidikan, meski tidak diterima di sekolah negeri akibat keterbatasan daya tampung.
“Seluruh biaya pendidikan bagi siswa yang dialihkan ke sekolah swasta akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Makassar melalui program sekolah swasta gratis yang telah kami siapkan,” jelas Munafri, sebagaimana dilansir Keidenesia.TV dari laman Pemkot Makassar, Rabu, 1 Juli 2026.
Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi solusi atas keterbatasan kuota sekolah negeri, tetapi juga merupakan strategi untuk mendorong pemerataan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat keberadaan sekolah swasta sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan di Kota Makassar.
Munafri juga meminta seluruh sekolah swasta untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Berikut daftar 55 sekolah swasta yang telah resmi bergabung dalam program sekolah gratis tersebut: