Perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel (Foto: Caspianpost.com)

6 Tentara Amerika Tewas di Kuwait, 18 Terluka Parah, Perang Iran vs AS-Israel Terus Berlanjut

3 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Enam anggota militer Amerika tewas di Kuwait dan 18 terluka parah selama Operasi Epic Fury, operasi militer gabungan AS-Israel melawan Iran.

You may also like : a 6787f4e805774Hamas tidak Akan Melucuti Senjata Hingga Negara Palestina Terbentuk

Angka itu diungkap Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Senin waktu Amerika.

You might be interested : tentara amerika aaAS Evakuasi Pasukan dari Qatar dan Bahrain, Warga Israel Siapkan Koper Antisipasi Serangan ke Iran

"Pasukan AS baru-baru ini menemukan jenazah dua anggota militer yang sebelumnya hilang dari sebuah fasilitas yang terkena serangan awal Iran di wilayah tersebut," kata CENTCOM sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CBS News, Selasa, 3 Maret 2026.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth mengatakan insiden mematikan itu terjadi ketika amunisi yang datang menghantam pusat operasi taktis di Kuwait.

CENTCOM awalnya melaporkan pada hari Minggu bahwa tiga anggota militer tewas dan kemudian mengumumkan pada hari Senin bahwa satu lagi meninggal karena luka-lukanya.

"Anggota militer keempat, yang terluka parah selama serangan awal Iran, akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya," kata CENTCOM dalam unggahan sebelumnya di media sosial.

Militer mengatakan identitas para korban akan dirahasiakan selama 24 jam agar keluarga terdekat dapat diberitahu.

Sementara itu, 18 anggota militer AS telah terluka parah dalam Operasi Epic Fury hingga Senin pagi. Itu disampaikan juru bicara CENTCOM, Kapten Tim Hawkins.

Dalam pesan video Minggu malam, Trump mengatakan dia memperkirakan akan ada lebih banyak korban di kubu Amerika, tetapi ia memastikan operasi tempur akan berlanjut sampai semua tujuan mereka tercapai.

"Kami berdoa untuk kesembuhan penuh para korban luka dan mengirimkan cinta dan rasa terima kasih abadi kami kepada keluarga para korban," katanya.

"Dan sayangnya, kemungkinan akan ada lebih banyak lagi sebelum berakhir. Begitulah adanya," lanjut Trump.

Dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial pada hari Sabtu, Trump mengatakan pemerintahannya telah mengambil setiap langkah yang mungkin untuk meminimalkan risiko terhadap personel AS.

"Nyawa para pahlawan Amerika yang gagah berani mungkin akan hilang dan kita mungkin akan mengalami korban jiwa, itu sering terjadi dalam perang," kata Trump.

"Kita melakukan ini, bukan untuk sekarang, kita melakukan ini untuk masa depan, dan ini adalah misi yang mulia," tegasnya.

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, menyampaikan belasungkawa kepada para anggota militer yang tewas dan yang lainnya yang terluka dalam unggahan di X. "Semoga kenangan mereka menjadi berkah," tulisnya.

AS dan Israel melancarkan operasi militer besar-besaran pada Sabtu pagi di Iran, termasuk menyerang kompleks Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dan membunuhnya. Pasukan Pertahanan Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa pejabat dan komandan Iran lainnya juga tewas, termasuk seorang penasihat Khamenei.

Militer Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel serta negara-negara sekutu AS lainnya di Timur Tengah. Hingga Senin kemarin, puluhan orang tewas di Israel. Termasuk 40 di Haifa dan 9 di Beit Shemesh.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >