
UPdates—Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa ia berpikir perang Ukraina akan segera berakhir.
You may also like :
Pertahanan Udara NATO dan Drone Rusia Berhadap-hadapan, Polandia Tembak Jatuh yang Masuk Wilayahnya
"Saya pikir masalah ini akan segera berakhir," kata Putin kepada wartawan pada hari Sabtu tentang perang Ukraina sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TRT World, Minggu, 10 Mei 2026.
You might be interested :
Kubah Besi Israel Payah, Warga Kaget Lihat Dahsyatnya Serangan Iran dan Minta Damai
Ia mengatakan siap bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, tetapi hanya untuk menyelesaikan perjanjian perdamaian.
"Mungkin untuk bertemu di negara ketiga, tetapi hanya jika kesepakatan akhir telah tercapai tentang perjanjian perdamaian," kata Putin.
Menurutnya, perjanjian tersebut harus dirancang untuk perspektif sejarah jangka panjang.
Financial Times melaporkan pada hari Kamis bahwa para pemimpin Uni Eropa sedang mempersiapkan potensi pembicaraan.
Ketika ditanya apakah ia bersedia terlibat dalam pembicaraan dengan pihak Eropa, ia mengatakan tokoh yang lebih disukainya adalah mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder.
Putin menambahkan bahwa Rusia mengusulkan pertukaran tahanan 500 banding 500 kepada Ukraina sebelum inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk gencatan senjata dan pertukaran tahanan 1.000 banding 1.000.
Ia menggambarkan inisiatif Trump sebagai usulan yang dibenarkan, tetapi juga mengatakan pihak Rusia belum menerima proposal pertukaran apa pun.
Kremlin mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah Eropa yang harus mengambil langkah pertama, karena merekalah yang memutuskan kontak dengan Moskow pada tahun 2022 setelah dimulainya perang di Ukraina.
Perang di Ukraina memicu krisis paling serius dalam hubungan antara Rusia dan Barat sejak Krisis Rudal Kuba tahun 1962, ketika banyak orang khawatir dunia berada di ambang perang nuklir.