Vladimir Putin (Foto: Dimitro Sevastopol / Pixabay)

Presiden Rusia Vladimir Putin Merasa Perang di Ukraina Segera Berakhir

10 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa perang di Ukraina kemungkinan akan segera berakhir dan ia bersedia bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk menyelesaikan perjanjian perdamaian.
  • Pertemuan tersebut hanya akan dilakukan jika kesepakatan akhir tentang perjanjian perdamaian telah tercapai dan dirancang untuk perspektif sejarah jangka panjang.
  • Para pemimpin Uni Eropa sedang mempersiapkan potensi pembicaraan dengan Rusia, dan Putin menyatakan bahwa ia lebih suka berbicara dengan mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder.
  • Rusia telah mengusulkan pertukaran tahanan 500 banding 500 kepada Ukraina sebelum inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk gencatan senjata dan pertukaran tahanan 1.000 banding 1.000.
  • Putin menganggap inisiatif Trump sebagai usulan yang dibenarkan, namun pihak Rusia belum menerima proposal pertukaran apa pun.
  • Kremlin menekankan bahwa pemerintah Eropa harus mengambil langkah pertama dalam memulihkan hubungan karena mereka yang memutuskan kontak dengan Moskow pada tahun 2022.
  • Perang di Ukraina telah memicu krisis paling serius dalam hubungan antara Rusia dan Barat sejak Krisis Rudal Kuba tahun 1962.
atau

UPdates—Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa ia berpikir perang Ukraina akan segera berakhir.

You may also like : presiden ukraina yonhapPertahanan Udara NATO dan Drone Rusia Berhadap-hadapan, Polandia Tembak Jatuh yang Masuk Wilayahnya

"Saya pikir masalah ini akan segera berakhir," kata Putin kepada wartawan pada hari Sabtu tentang perang Ukraina sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TRT World, Minggu, 10 Mei 2026.

You might be interested : tel aviv 3 12Kubah Besi Israel Payah, Warga Kaget Lihat Dahsyatnya Serangan Iran dan Minta Damai

Ia mengatakan siap bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, tetapi hanya untuk menyelesaikan perjanjian perdamaian.

"Mungkin untuk bertemu di negara ketiga, tetapi hanya jika kesepakatan akhir telah tercapai tentang perjanjian perdamaian," kata Putin.

Menurutnya, perjanjian tersebut harus dirancang untuk perspektif sejarah jangka panjang.

Financial Times melaporkan pada hari Kamis bahwa para pemimpin Uni Eropa sedang mempersiapkan potensi pembicaraan.

Ketika ditanya apakah ia bersedia terlibat dalam pembicaraan dengan pihak Eropa, ia mengatakan tokoh yang lebih disukainya adalah mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder.

Putin menambahkan bahwa Rusia mengusulkan pertukaran tahanan 500 banding 500 kepada Ukraina sebelum inisiatif Presiden AS Donald Trump untuk gencatan senjata dan pertukaran tahanan 1.000 banding 1.000.

Ia menggambarkan inisiatif Trump sebagai usulan yang dibenarkan, tetapi juga mengatakan pihak Rusia belum menerima proposal pertukaran apa pun.

Kremlin mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah Eropa yang harus mengambil langkah pertama, karena merekalah yang memutuskan kontak dengan Moskow pada tahun 2022 setelah dimulainya perang di Ukraina.

Perang di Ukraina memicu krisis paling serius dalam hubungan antara Rusia dan Barat sejak Krisis Rudal Kuba tahun 1962, ketika banyak orang khawatir dunia berada di ambang perang nuklir.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Derek Bok

"Jika kamu berpikir pendidikan itu mahal, cobalah kebodohan."
Load More >