
UPdates - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.404 per dolar AS pada Senin, 11 Mei 2026 pagi. Rupiah melemah 22 poin atau 0,13 persen dari perdagangan sebelumnya.
You may also like :
Heboh Kurs Dolar Tiba-tiba Jadi Rp8.170, Ini Kata Google, Bank Indonesia, dan Reaksi Lucu Netizen
Dirilis Keidenesia.TV dari CNNIndonesia, Senin, 11 Mei 2026, mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona merah.
You might be interested :
Rupiah Nomor 5, Ini 10 Mata Uang Paling Rendah di Dunia
Yen Jepang melemah 0,16 persen, baht Thailand melemah 0,39 persen, yuan China menguat 0,07 persen, peso Filipina melemah 0,68 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,10 persen.
Dolar Singapura melemah 0,08 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,05 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Sementara itu, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,20 persen, poundsterling Inggris melemah 0,26 persen, dan franc Swiss melemah 0,23 persen.
Senada, dolar Australia juga melemah 0,08 persen, dan dolar Kanada melemah 0,09 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan rupiah bergerak melemah seiring dengan menguatnya dolar dan harga minyak mentah dunia menyusul tanda-tanda bahwa pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran menemui jalan buntu.
"Sedangkan dari domestik, investor menantikan data survei kepercayaan konsumen yang diperkirakan turun dari 122.9 menjadi 122," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (11/5).
Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17.300 per dolar AS - Rp17.400 per dolar AS.