Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjenguk pasien Puskesmas Riung yang diungsikan di halaman gedung setelah terjadi gempa M 7,7 Flores di Kabupaten Ngada, NTT, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Danung Arifin)

Update Gempa NTT: 70 Orang Meninggal, 1.182 Terluka

19 August 2026
Font +
Font -

UPdates—Jumlah korban akibat gempa magnitudo 7,7 yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus bertambah.

You may also like : heli bnpb“Kami Siap Capt”, Detik-Detik Menegangkan Heli BNPB Mendarat di Tepi Sungai untuk Bantu Korban Banjir Sumut

Data terbaru BNPB, korban meninggal dunia sudah 70 orang. Selain itu, warga yang mengalami luka-luka sebanyak 1.182 jiwa.

You might be interested : saveclip.app 778958124 1511444741025607 8675965991954577195 nBMKG: Hingga Senin Pagi Terjadi 1.576 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 Flores

Berdasarkan pengkinian data penanganan pascabencana gempa yang dilansir Keidenesia.tv dari website resmi BNPB, Rabu, 19 Agustus 2026, tercatat Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur menjadi dua kabupaten terdampak dengan jumlah korban jiwa dan pengungsi tertinggi.

Di Kabupaten Manggarai, korban jiwa meninggal dunia sebanyak 27 jiwa dan pengungsi sebanyak 6.487 jiwa. Sementara itu di Kabupaten Manggarai Timur, korban meninggal dunia sebanyak 25 jiwa dan pengungsi mencapai 15.465 jiwa.

Dalam rangka penanganan darurat pascagempa NTT ini, Pemerintah melalui TNI Angkatan Laut telah mengerahkan KRI Bung Hatta dan KRI dr. Soeharso (KRI SHS).

KRI SHS merupakan kapal bantu rumah sakit milik TNI AL untuk melaksanakan bantuan kesehatan di NTT.

Sejauh ini, gempa bumi susulan masih terus terjadi. Sebanyak 2.336 kali gempa susulan sudah terjadi dengan magnitudo terbesar 6,2.

Perkiraan sementara kondisi baru akan mulai stabil dalam dua sampai tiga minggu ke depan.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >