
UPdates—Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dipangkas besar-besaran untuk tahun depan.
You may also like :
MBG Banjir Kritik, DPR Minta Bikin Daftar Hitam dan Kurangi Jatah SPPG
Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah memastikan anggaran untuk program MBG turun dari Rp268 triliun menjadi sekitar Rp174 triliun.
You might be interested :
Sebut MBG, Kopdes Merah Putih, dan BoP Jurang Menganga, Said Didu: Mohon Berhati-hati
Politikus PDIP itu menjelaskan, penurunan tersebut disesuaikan dengan jumlah titik Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dan jumlah siswa penerima manfaat.
"Yang pertama, kita ingin melihat dulu dari 27.000 titik SPPG, seharusnya itu kan 21.000 kebutuhannya. Oke, satu. Kemudian yang kedua, kita tinggal hitung untuk melayani 84 juta siswa kita. Sehingga hitungan saya, kalau juga di luar anggaran pendidikan ada anggaran kesehatan yang masuk seperti umpamanya stunting, ibu hamil, itu tidak lebih dari Rp174 triliun," jelas Said di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Kompas.com.
Soal besaran pasti penurunan anggaran MBG yang dimaksud, Said membandingkannya dengan angka yang sudah muncul sebelumnya.
"Kalau dari Rp268 triliun ke Rp174 triliun ya tinggilah," jawabnya singkat.
Pemerintah sebelumnya telah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026.Dari semula sebesar Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
Program MBG saat ini sedang menghadapi sejumlah masalah. Mulai dari kasus korupsi pada pengadaan perlengkapan makan, keracunan massal, hingga penutupan ribuan dapur atau SPPG yang tidak sesuai standar.