
UPdates–Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dijadwalkan mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 8 Mei 2026.
You may also like :
Yasonna Laoly Dicegah ke Luar Negeri dan Komentar Jokowi setelah Hasto Tersangka
Kedatangan Gus Ipul ke lembaga antirasuah itu terkait polemik anggaran pengadaan sepatu sekolah rakyat senilai Rp27,5 miliar yang menjadi sorotan publik.
You might be interested :
Kasus Korupsi CSR Bank Indonesia, Anggota DPR Saling Bantah
Rencana kedatangan Sekjen PBNU itu dibenarkan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Ia mengatakan, ada agenda audiensi antara Kementerian Sosial dan KPK.
"Untuk audiensi bersama Kementerian Sosial dijadwalkan besok, Jumat,” kata Budi, Kamis 7 Mei 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari RRI.
Selain ke KPK, Gus Ipul sebelumnya menyampaikan bahwa mereka juga akan memberikan penjelasan terkait polemik anggaran itu ke Kejaksaan Agung dan Polri.
Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2009–2019 itu menegaskan, Kementerian Sosial terbuka terhadap audit maupun pemeriksaan dari lembaga resmi. Termasuk kritik yang disampaikan masyarakat terkait penggunaan anggaran negara.
“Kami amat sangat terbuka untuk diaudit dan diperiksa sebagai bagian dari upaya agar tidak ada penyimpangan. Khususnya, dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial,” ujar Gus Ipul.
Menurutnya, keterbukaan tersebut merupakan komitmen Kemensos. Tujuannya, agar memastikan proses pengadaan berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.