(foto:Dok.FBI)

Cari Mantan Perwira Kontraintelijen AS yang Membelot ke Iran, FBI Tawarkan Hadiah Rp3.5 Miliar

15 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • FBI menawarkan hadiah sebesar $200.000 atau setara dengan Rp3,5 miliar untuk informasi yang dapat mengarah pada penangkapan Monica Elfriede Witt, mantan spesialis intelijen Angkatan Udara Amerika Serikat yang didakwa menjadi mata-mata untuk Iran.
  • Monica Elfriede Witt diyakini membelot ke Iran pada tahun 2013 dan FBI masih berupaya menemukannya, dengan harapan ada seseorang yang mengetahui keberadaannya.
  • Witt adalah mantan perwira kontraintelijen yang bekerja untuk Kantor Investigasi Khusus Angkatan Udara dan pernah bertugas di Timur Tengah dari tahun 2003 hingga 2008.
  • Ia dituduh mengungkapkan keberadaan program pengumpulan intelijen rahasia dan identitas perwira intelijen AS kepada Iran, sehingga membahayakan nyawa individu tersebut.
  • Dakwaan juga menuduh Witt bersekongkol dengan warga Iran untuk menyediakan dokumen dan informasi yang berkaitan dengan pertahanan nasional Amerika Serikat, dengan tujuan merugikan AS dan menguntungkan Iran.
  • Setelah pembelotannya, Witt diberi barang dan jasa oleh pemerintah Iran, termasuk perumahan dan peralatan komputer, untuk memfasilitasi pekerjaannya bagi mereka.
  • Dakwaan tersebut juga menuduh empat warga Iran melakukan konspirasi, upaya melakukan penyusupan komputer, dan pencurian identitas yang diperberat.
atau

UPdates - Federal Bureau of Investigation (FBI) menawarkan hadiah sebesar $200.000 atau setara dengan Rp3.5 miliar untuk informasi yang dapat mengarah pada penangkapan seorang mantan spesialis intelijen Angkatan Udara Amerika Serikat yang didakwa pada tahun 2019 karena menjadi mata-mata untuk Iran.

You may also like : keidenesiafile7 Jenis Pelanggaran yang Jadi Sasaran Operasi Patuh 2025

Dalam pengumuman pada hari Kamis, 15 Mei 2026 waktu setempat, pihak Biro Investigasi Federal Amerika Serikat ini mengatakan masih berupaya menemukan Monica Elfriede Witt, yang diyakini membelot ke Iran pada tahun 2013.

You might be interested : gedung pancasilaKemlu Siapkan Skenario Substitusi Keanggotaan RI di BoP dan Buka Opsi Libatkan JK

“FBI belum melupakan dan meyakini bahwa pada momen kritis dalam sejarah Iran ini, ada seseorang yang mengetahui sesuatu tentang keberadaannya,” kata Daniel Wierzbicki, agen khusus yang bertanggung jawab atas Divisi Kontraintelijen dan Siber Kantor Lapangan FBI Washington, yang disadur Keidenesia.TV dari CNN, Jumat, 15 Mei 2026.

“FBI ingin mendengar dari Anda agar Anda dapat membantu kami menangkap Witt dan membawanya ke pengadilan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Witt adalah mantan perwira kontraintelijen untuk Kantor Investigasi Khusus Angkatan Udara. Dari tahun 2003 hingga 2008, pekerjaan Witt melibatkan tugas-tugas kontraintelijen yang membawanya ke Timur Tengah.

Pada tahun 2019, Asisten Jaksa Agung saat itu, John Demers, menuduh bahwa Witt menjadi target dan direkrut oleh Iran, dan setelah ia membelot, ia diduga mengungkapkan kepada Iran keberadaan "program pengumpulan intelijen yang sangat rahasia" dan identitas seorang perwira intelijen AS, "sehingga membahayakan nyawa individu tersebut."

Dalam dakwaan, jaksa menuduh bahwa dari sekitar Januari 2012 hingga sekitar Mei 2015, di Iran dan tempat lain di luar AS, Witt bersekongkol dengan warga Iran untuk menyediakan “dokumen dan informasi yang berkaitan dengan pertahanan nasional Amerika Serikat, dengan maksud dan alasan untuk percaya bahwa hal tersebut akan digunakan untuk merugikan Amerika Serikat dan menguntungkan Iran.”

Setelah pembelotannya, para pejabat pemerintah Iran memberi Witt "barang dan jasa, termasuk perumahan dan peralatan komputer," untuk memfasilitasi pekerjaannya bagi mereka, menurut dakwaan tersebut. Tidak jelas apakah dia memiliki pengacara di AS untuk mewakilinya.

Dakwaan tersebut juga menuduh empat warga Iran melakukan konspirasi, upaya melakukan penyusupan komputer, dan pencurian identitas yang diperberat.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Derek Bok

"Jika kamu berpikir pendidikan itu mahal, cobalah kebodohan."
Load More >