
UPdates - Maskapai penerbangan Jerman Lufthansa kini sedang melakukan penyelidikan terkait ambruknya roda depan pesawat Boeing maskapai tersebut saat sedang diparkir di gerbang Bandara Frankfurt, pada Kamis, 4 Juni 2026 waktu setempat.
You may also like :
Pilot Serangan Jantung, Pramugari Menangis Cari Dokter di Pesawat, 220 Penumpang Panik
Disadur Keidenesia.TV dari South China Morning post, Jumat, 5 Juni 2026, hanya ada awak kabin dan staf darat yang berada di dalam pesawat Boeing 787-9 Dreamliner ketika bagian ujung depan pesawat tiba-tba ambruk menghantamk tanah sebelum penumpang naik untuk penerbangan terjadwal ke Los Angeles. Penerbangan tersebut kemudian dibatalkan.
“Beberapa karyawan mengalami cedera dan saat ini sedang menerima perawatan medis,” kata Lufthansa dalam sebuah pernyataan resminya.
Menurut laporan Flightradar24, sejak mulai beroperasi pada bulan Februari, pesawat ini telah melakukan 137 penerbangan.
Boeing mengatakan pihaknya “menyadari insiden tersebut” dan “mendukung pelanggan kami”.
Rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan roda depan pesawat tergelincir ke depan dan hidung pesawat jatuh beberapa meter sementara seorang anggota kru darat yang berdiri di dekatnya dengan cepat mundur. Pintu ke ruang roda depan terlepas akibat benturan.
Jeff Guzzetti, mantan penyelidik kecelakaan penerbangan federal AS, mengatakan bahwa sangat "tidak biasa" jika roda pendaratan depan ambruk saat pesawat dalam keadaan diam.
Ia memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang penyebab insiden tersebut, tetapi ia mengatakan faktor-faktor potensial dapat mencakup kerusakan sebelumnya pada roda pendaratan, kegagalan mekanis, atau masalah yang terkait dengan pekerjaan perawatan.
Ia mengatakan, para penyelidik akan meneliti dengan saksama riwayat perawatan pesawat dan catatan sistemnya, dan mungkin juga akan meninjau data penerbangan untuk memahami bagaimana roda pendaratan pesawat beroperasi pada pendaratan sebelumnya.
“Mereka akan memeriksa setiap inci persegi dari penyangga roda pendaratan depan dan mekanisme yang mengoperasikannya,” kata Guzzetti.