Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengecek persiapan sidang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026. (Foto : Eno/Andri/DPR RI)

Hindari Kasus Joget, Sidang MPR 14 Agustus Cuma Putar Lagu Nasional dan yang tak Memancing

12 August 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Panitia penyelenggara sidang tahunan MPR akan mengevaluasi pemutaran lagu-lagu untuk mengantisipasi aksi joget-joget peserta sidang pada 14 Agustus mendatang.
  • Lagu-lagu yang akan diputar selama acara akan diprioritaskan hanya untuk lagu-lagu nasional dan daerah, dan akan diputar di luar rundown acara yang telah disiapkan.
  • Ketua DPR RI Puan Maharani mengklaim pelaksanaan sidang tahunan MPR 2026 akan berlangsung lebih khidmat dan peserta akan lebih menjaga diri agar lebih fokus mengikuti agenda kenegaraan.
  • Sidang tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI akan dilaksanakan pada 14 Agustus, diikuti dengan agenda Rapat Paripurna DPR RI untuk penyampaian keterangan pemerintah atas RUU tentang RAPBN Tahun Anggaran 2027.
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan serta berbagai capaian pembangunan pemerintah dalam sidang tersebut.
  • Puan Maharani menyebut kesiapan teknis telah mencapai sekitar 80 persen dan tahap finalisasi akan dilakukan hingga menjelang hari pelaksanaan untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.
  • Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada 14 Agustus menjadi bagian dari rangkaian agenda kenegaraan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
atau

UPdates—Panitia penyelenggara sidang tahunan MPR mengevaluasi pemutaran lagu-lagu sepanjang acara untuk mengantisipasi aksi joget-joget peserta sidang pada 14 Agustus mendatang.

You may also like : puan maharani dprAstaga! UTBK 2026 Diwarnai Ribuan Kecurangan, Puan Kecewa dan Singgung Etika Pendidikan

Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI, Mahyu Darma mengatakan pihaknya tak mau aksi joget-joget kembali terulang dan memancing sentimen masyarakat.

"Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan (putar lagu-lagu memancing joget), gitu, sebenarnya, bukan ya, memang karena lagunya itu ya yang membawa, tapi kami juga menyadari, dan kita terus-menerus evaluasi," kata Mahyu di kompleks parlemen, Rabu, 12 Agustus 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CNN Indonesia.

Lagu-lagu yang akan diputar selama acara akan diprioritaskan hanya untuk lagu-lagu nasional dan daerah. Namun, lagu-lagu tersebut akan diputar di luar rundown acara yang telah disiapkan.

Menurut Mahyu, panitia ingin memastikan acara berlangsung khidmat dan merepresentasikan sebagai acara kenegaraan.

"Nah, ini yang kita ini, sehingga, itu evaluasi kami, sehingga acara tersebut khidmat, khidmat terhadap pelaksanaannya semua," katanya.

Dekorasi gedung yang disiapkan untuk sidang tahunan juga dibuat sederhana. Dia berharap sidang tahunan MPR kali ini tetap menjadi yang terbaik.

"Karena kondisi Indonesia ini juga kita tidak seperti dulu-dulu, dan memang ini, pada saat ini, kan kita menginginkan bagaimana dekorasi ini tetap bagus tapi sederhana," katanya.

Senada, Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengklaim pelaksanaan sidang tahunan MPR 2026 akan berlangsung lebih khidmat. Puan bilang pihaknya telah berintrospeksi dan akan lebih menjaga diri agar lebih fokus mengikuti agenda kenegaraan tersebut.

"Jadi insyaallah nanti pada hari H kami semua akan tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut," ujar Puan usai meninjau persiapan sidang di kompleks parlemen.

Meski begitu, dia menilai masyarakat patut berbahagia dan gembira menyambut hari kemerdekaan RI yang telah menginjak usia ke-81.

Menurut Puan, aksi joget-joget pada Sidang Tahunan MPR 2025, yang kemudian memicu gelombang demo besar-besaran, terjadi spontan karena suasana gembira. Meski begitu, semua peserta kala itu tetap khidmat mengikuti sidang dan pidato Presiden.

"Hanya saat kemudian mendengarkan lagu di saat penyampaian pidatonya sudah selesai, ya itu karena spontan. Jadi tidak ada hal yang kemudian membuat kami sepertinya tidak menghargai," ujarnya.

Sebelumnya, tingkah anggota DPR yang berjoget ketika Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD menjadi sorotan publik.

Ratusan legislator Senayan itu berjoget-joget mengikuti iringan lagu daerah, Sajojo dan Fa Mi Re di sesi penutupan sidang yang dihelat pada Jumat, 15 Agustus 2025 silam.

Imbas kasus joget dan pernyataan rakyat tolol, ada lima anggota DPR yang dinonaktifkan, yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi NasDem, Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir dari Fraksi Golkar, Surya Utama atau Uya Kuya serta Eko Patrio dari Fraksi PAN.

Namun kini kelima anggota tersebut sudah kembali aktif di DPR RI.

Persiapan Sidang

Puan Maharani mengatakan, seluruh persiapan terus difinalisasi bersama pimpinan MPR RI dan DPD RI, sehingga rangkaian persidangan dapat berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Alhamdulillah bahwa Sidang Tahunan pada tahun ini insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus, hari Jumat, pada pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB," ujar Puan saat mengecek persiapan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu ini.

Puan menjelaskan, setelah pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada pagi hari, persidangan akan dilanjutkan dengan agenda Rapat Paripurna DPR RI pada siang hari. Agenda tersebut akan diisi dengan penyampaian keterangan pemerintah atas RUU tentang RAPBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan.

"Pada pukul 14.30, kita akan mendengarkan bagaimana pemerintah kemudian menyampaikan program-program prioritasnya," kata Legislator Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Menurut Puan, penyampaian RAPBN 2027 menjadi salah satu agenda penting karena DPR akan mendengarkan secara langsung program-program prioritas pemerintah yang akan menjadi dasar pembahasan anggaran negara.

"Tentu saja kita berharap pada penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2027 nanti kita akan mendengar bagaimana pemerintah kemudian menyampaikan program-program prioritasnya dan tentu saja nanti akan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara," tuturnya.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu juga memastikan pelaksanaan rangkaian sidang pada 14 Agustus itu memiliki dasar yang kuat. Penjadwalan tersebut menyesuaikan ketentuan pelaksanaan sidang yang mengharuskan agenda tersebut berlangsung pada hari kerja. Tahun ini, tambahnya, 16 Agustus jatuh pada Minggu sehingga pelaksanaan sidang dimajukan ke Jumat, 14 Agustus.

"Kenapa dilaksanakan pada hari Jumat pada tanggal 14 Agustus yang mana biasanya dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus? Karena memang sesuai dengan aturan pelaksanaan Sidang Tahunan dan pelaksanaan penyampaian RAPBN itu lazimnya dilaksanakan tidak pada hari Sabtu dan Minggu," jelas Puan.

Dalam pengecekan persiapan bersama pimpinan lembaga parlemen lainnya, Puan menyebut kesiapan teknis telah mencapai sekitar 80 persen. Tahap finalisasi akan dilakukan hingga menjelang hari pelaksanaan untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.

"Insyaallah sudah siap 80 persen. Besok persiapan terakhir. Insyaallah semuanya sudah siap untuk bisa melaksanakan hal-hal yang memang sudah kami siapkan," ujarnya.

Puan berharap seluruh rangkaian Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Rapat Paripurna penyampaian RAPBN 2027 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada 14 Agustus juga menjadi bagian dari rangkaian agenda kenegaraan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan serta berbagai capaian pembangunan pemerintah.

Sementara itu, pada agenda Rapat Paripurna DPR RI di siang hari, Presiden akan menyampaikan pengantar atau keterangan pemerintah terhadap RUU tentang RAPBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan.

Dengan kesiapan tersebut, DPR bersama MPR dan DPD RI terus melakukan finalisasi teknis agar seluruh rangkaian agenda kenegaraan pada 14 Agustus dapat terselenggara sesuai rencana.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >