Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. (Foto: Reuters)

Iran Ejek Trump: Kami akan Buka Selat Hormuz atas Perintah Imam Khamenei, bukan atas Cuitan Beberapa Idiot

19 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Kedutaan Besar Iran di Afrika Selatan melancarkan serangan media sosial terhadap Presiden AS, Donald Trump, menyebutnya 'idiot' melalui klip audio maritim yang viral.
  • Perselisihan diplomatik ini terjadi setelah beredarnya video yang diduga merekam komunikasi radio dari Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
  • Dalam rekaman tersebut, terdengar suara yang menggunakan istilah 'idiot' yang ditujukan kepada Presiden Trump, bukan Menteri Luar Negeri Iran.
  • Audio yang mendasarinya mengeluarkan peringatan keras kepada semua kapal yang mencoba melewati Selat Hormuz, yang tetap berada di bawah kendali ketat Teheran.
  • Pesan radio tersebut menyatakan bahwa Selat Hormuz akan dibuka atas perintah Imam Khamenei, bukan atas perintah atau cuitan dari 'beberapa idiot'.
  • Kedutaan Iran di Pretoria membantah klaim bahwa penghinaan itu ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Iran, menegaskan bahwa penghinaan itu memang ditujukan kepada Presiden Trump.
  • Insiden ini menunjukkan ketegangan yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat, terutama terkait dengan kendali dan akses ke Selat Hormuz.
atau

UPdates—Kedutaan Besar Iran di Afrika Selatan melancarkan serangan media sosial yang tajam terhadap Presiden AS, Donald Trump, menggunakan klip audio maritim yang viral untuk menyebutnya sebagai "idiot".

You may also like : ramat avivAS Akui Gagal Hancurkan Situs Nuklir Iran, Wali Kota Tel Aviv: Kami Rusak Parah

Perselisihan diplomatik ini meletus setelah beredarnya video yang diduga merekam komunikasi radio dari Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

You might be interested : kapal tanker di selat hormuz apa26 Kapal dari “Armada Bayangan” Iran Terobos Blokade AS di Selat Hormuz

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara yang menggunakan istilah "idiot", sebuah pernyataan yang menurut beberapa akun media sosial ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Iran sendiri.

Namun, Kedubes Iran di Pretoria segera membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa penghinaan itu ditujukan kepada Presiden Amerika.

"Dasar idiot, dia maksudkan Presiden Idiotmu, Trump. Coba cari di Google 'idiot'—kau akan mengerti siapa dia," kata kedutaan di X sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Times of India, Minggu, 19 April 2026.

Audio yang mendasarinya, yang dikaitkan dengan Angkatan Laut IRGC, mengeluarkan peringatan keras kepada semua kapal yang mencoba melewati Selat Hormuz.

Pesan radio tersebut, yang disiarkan di saluran maritim 16, menyatakan bahwa jalur air tersebut tetap berada di bawah kendali ketat Teheran.

"Ini Angkatan Laut Sepah Iran yang menghubungi melalui saluran 16, Selat Hormuz masih tertutup, kami akan membukanya atas perintah Imam Khamenei kami, bukan atas cuitan beberapa idiot," demikian pengumuman dalam komunikasi radio tersebut.

Font +
Font -