
UPdates—Sembilan warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza pada hari Selasa waktu setempat, menjelang Hari Raya Iduladha di tengah pelanggaran gencatan senjata yang sedang berlangsung.
You may also like :
Mayat Berserakan di Jalan, 6 WNI Relawan Mer-C Selamat di RS Kamal Adwan Gaza
Serangan tersebut menargetkan sebuah bangunan tempat tinggal yang berisi toko-toko, atap bangunan tempat tinggal lain di area komersial tersibuk di Kota Gaza, sebuah kendaraan sipil, dan kerumunan warga sipil di Gaza tengah dan selatan.
You might be interested :
Demo Perang Gaza Terbesar di Eropa, Italia Rusuh saat PM Meloni belum Akui Negara Palestina
Dalam serangan terbaru, tiga warga Palestina, termasuk seorang wanita, tewas dan 20 lainnya terluka setelah pesawat tempur Israel menyerang sebuah bangunan tempat tinggal di lingkungan Rimal selatan di sebelah barat Kota Gaza.
Saksi mata mengatakan bangunan itu terletak di salah satu distrik perbelanjaan terpadat di Kota Gaza menjelang Iduladha.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Rabu, 27 Mei 2026, saksi mata menambahkan bahwa pesawat tempur Israel menembakkan beberapa rudal ke bangunan tersebut, menyebabkan kerusakan besar di daerah itu.
Lima warga Palestina lainnya terluka dalam serangan Israel yang menargetkan atap sebuah bangunan tempat tinggal di lingkungan Rimal, menurut sumber tersebut.
Sebelumnya, dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan kendaraan sipil di sebelah barat Khan Younis di Gaza selatan.
Sebuah sumber medis mengatakan jenazah kedua korban tiba di Kompleks Medis Nasser dalam keadaan terbakar parah dan belum dapat segera diidentifikasi.
Saksi mata mengatakan sebuah drone Israel menargetkan kendaraan sipil Hyundai Tucson di dekat bundaran Abu Alaa di daerah Mawasi di Khan Younis.
Sebelumnya, empat warga Palestina tewas dalam serangan Israel yang menargetkan kerumunan warga sipil di sebelah timur kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah.
Sumber medis mengatakan jenazah empat korban dan beberapa orang yang terluka dipindahkan ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah setelah serangan tersebut.
Pada subuh hari, seorang wanita Palestina terluka akibat tembakan tentara Israel setelah tenda-tenda pengungsi menjadi sasaran di daerah pembantaian Turki di Khan Younis, menurut sumber medis di Rumah Sakit Nasser.
Sumber yang sama kemudian mengumumkan kematian seorang gadis berusia 14 tahun akibat luka yang diderita dalam serangan Israel pada hari Senin yang menargetkan tenda-tenda pengungsi di kamp Ghaith di daerah Mawasi sebelah barat Khan Younis.
Serangan itu sebelumnya telah menewaskan dua wanita Palestina, termasuk seorang anak, dan melukai 30 lainnya, sebagian besar anak-anak dan perempuan.
Saksi mata juga mengatakan kapal-kapal angkatan laut Israel melepaskan tembakan ke arah pantai Rafah dan Khan Younis tanpa laporan langsung tentang korban luka.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran berkelanjutan terhadap perjanjian gencatan senjata sejak Oktober lalu telah menewaskan 906 warga Palestina dan melukai 2.747 lainnya hingga Selasa.
Israel sudah menewaskan lebih dari 72.000 orang dan melukai lebih dari 172.000 orang dalam dua tahun serangan brutal sejak Oktober 2023 yang juga menyebabkan kehancuran luas yang memengaruhi 90% infrastruktur sipil.