
UPdates - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa negaranya telah resmi bergabung ke Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Rabu, 11 Februari 2026.
You may also like :
Dokumen Rahasia Bocor, Jaksa Agung Israel akan Interogasi Netanyahu
Netanyahu mengumumkan hal tersebut melalui akun X-nya pada Kamis, 12 Februari 2026.
You might be interested :
Pidato Prabowo Bikin Ulama Terharu, Janji Keluar dari BoP Jika tak Perjuangkan Palestina
Sebelum pertemuan dirinya di Gedung Putih dengan Presiden Trump, Netanyahu mengungkapkan bahwa ia bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio dan menandatangani aksesi Israel sebagai anggota "Dewan Perdamaian.
“Kami akan terus memperkuat aliansi yang tak tergoyahkan antara Israel dan Amerika Serikat,” tulis Netanyahu.
Netanyahu juga mengunggah sejumlah foto dan video, di antaranya foto saat ia dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio memegang dokumen yang menandai bergabungnya Israel ke dewan tersebut.
Kepastian bergabungnya Israel ke BoP dilakukan sepekan jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana BoP yang akan digelar di Washington DC pada 19 Februari mendatang.
Berdasarkan perkembangan terbaru per Februari 2026, Board of Peace yang diinisiasi Donald Trump menargetkan partisipasi dari sekitar 60 negara undangan, dengan 26 negara dilaporkan telah resmi bergabung, termasuk Indonesia.
Dewan ini bertujuan mengelola rekonstruksi Gaza dan perdamaian di Palestina, serta tengah mempersiapkan pasukan perdamaian.
Total pasukan perdamaian dari berbagai negara yang terlibat diproyeksikan sekitar 20 ribu personel. Indonesia sendiri disebut tengah menyiapkan sekitar 5.000 hingga 8.000 personel TNI sebagai pasukan perdamaian ke Gaza.