Api membakar pesawat Turkish Airlines di Nepal (Foto/Arsip Voice of Emirates)

Kebakaran Pesawat Turkish Airlines di Nepal, 288 Penumpang dan Kru Dievakuasi

11 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Kebakaran terjadi di pesawat Turkish Airlines di bandara Nepal, menyebabkan evakuasi darurat 288 penumpang dan kru.
  • Api muncul tiba-tiba saat pesawat berada di landasan, dan tim darurat serta pemadam kebakaran segera merespons untuk memadamkan api.
  • Evakuasi dilakukan menggunakan pintu keluar darurat dan seluncuran udara di tengah ketegangan dan kebingungan di antara para penumpang.
  • Beberapa penumpang harus mendapatkan perawatan medis karena menghirup asap dan mengalami tekanan psikologis akibat kepanikan.
  • Penyebab pasti kebakaran belum diketahui, tetapi investigasi awal menunjukkan adanya kerusakan teknis atau masalah pada salah satu sistem pesawat.
  • Otoritas Penerbangan Sipil Nepal menekankan bahwa investigasi akan dilakukan dengan transparansi penuh untuk memastikan penyebab insiden diidentifikasi dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
  • Insiden ini memicu kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan dan kegagalan teknis yang tiba-tiba, terutama mengingat lonjakan perjalanan udara saat ini di Asia.
atau

UPdates–Kebakaran terjadi di pesawat Turkish Airlines di bandara Nepal yang menyebabkan evakuasi darurat penumpang dan awak pesawat.

You may also like : hong kong terbakar getty2 WNI, Korban Tewas Kebakaran Hebat di Hong Kong Tembus 128 Orang, 200 Masih Hilang

Pihak berwenang setempat melaporkan bahwa api muncul tiba-tiba saat pesawat berada di landasan. Tim darurat dan pemadam kebakaran segera merespons untuk memadamkan api dan memastikan keselamatan penumpang.

Pesawat tersebut membawa sekitar 288 orang. Sebanyak 277 orang merupakan penumpang. Sementara 11 lainnya adalah kru pesawat.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Voice of Emirates, Senin, 11 Mei 2026, evakuasi dilakukan menggunakan pintu keluar darurat dan seluncuran udara di tengah ketegangan serta kebingungan di antara para penumpang.

Ambulans dan truk pemadam kebakaran bergegas ke lokasi kejadian segera setelah insiden dilaporkan.

Sumber di bandara mengindikasikan bahwa tim penyelamat mampu mengendalikan api dalam beberapa menit setelah kebakaran terjadi.

Beberapa penumpang harus mendapatkan perawatan medis karena menghirup asap dan mengalami tekanan psikologis karena kepanikan yang terjadi selama insiden tersebut.

Pihak berwenang belum mengungkapkan penyebab pasti kebakaran tersebut, tetapi investigasi awal menunjukkan adanya kerusakan teknis atau masalah pada salah satu sistem pesawat.

Sementara itu, para spesialis telah mulai memeriksa perekam data penerbangan untuk menentukan keadaan sebenarnya.

Insiden ini kembali memicu kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan dan kegagalan teknis yang tiba-tiba, terutama mengingat lonjakan perjalanan udara saat ini di Asia.

Otoritas Penerbangan Sipil Nepal menekankan bahwa investigasi akan dilakukan dengan transparansi penuh untuk memastikan penyebab insiden tersebut diidentifikasi dan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Font +
Font -