
UPdates–Kebakaran terjadi di pesawat Turkish Airlines di bandara Nepal yang menyebabkan evakuasi darurat penumpang dan awak pesawat.
You may also like :
Kantor Disdik Makassar Kebakaran: Polisi Fokus Cari Bukti, Tunggu Hasil Labfor
Pihak berwenang setempat melaporkan bahwa api muncul tiba-tiba saat pesawat berada di landasan. Tim darurat dan pemadam kebakaran segera merespons untuk memadamkan api dan memastikan keselamatan penumpang.
Pesawat tersebut membawa sekitar 288 orang. Sebanyak 277 orang merupakan penumpang. Sementara 11 lainnya adalah kru pesawat.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Voice of Emirates, Senin, 11 Mei 2026, evakuasi dilakukan menggunakan pintu keluar darurat dan seluncuran udara di tengah ketegangan serta kebingungan di antara para penumpang.
Ambulans dan truk pemadam kebakaran bergegas ke lokasi kejadian segera setelah insiden dilaporkan.
Sumber di bandara mengindikasikan bahwa tim penyelamat mampu mengendalikan api dalam beberapa menit setelah kebakaran terjadi.
Beberapa penumpang harus mendapatkan perawatan medis karena menghirup asap dan mengalami tekanan psikologis karena kepanikan yang terjadi selama insiden tersebut.
Pihak berwenang belum mengungkapkan penyebab pasti kebakaran tersebut, tetapi investigasi awal menunjukkan adanya kerusakan teknis atau masalah pada salah satu sistem pesawat.
Sementara itu, para spesialis telah mulai memeriksa perekam data penerbangan untuk menentukan keadaan sebenarnya.
Insiden ini kembali memicu kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan dan kegagalan teknis yang tiba-tiba, terutama mengingat lonjakan perjalanan udara saat ini di Asia.
Otoritas Penerbangan Sipil Nepal menekankan bahwa investigasi akan dilakukan dengan transparansi penuh untuk memastikan penyebab insiden tersebut diidentifikasi dan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.