
UPdates - Ledakan besar di sebuah pabrik kembang api di China pada Senin, 4 Mei 2026 siang waktu setempat, menyebabkan 21 orang tewas dan 61 lainnya luka-luka.
You may also like :
Aksi Berbahaya, Pesawat Militer China Kunci Radar Jet Tempur Jepang
Dalam laporannya, kantor berita resmi Xinhua menyebutkan bahwa sedikitnya 500 personel penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian di Kota Changsha, Provinsi Hunan.
You might be interested :
Tabrak Lari di China, 35 Tewas dan 43 Luka-luka
Sementara itu, Presiden China, Xi Jinping langsung turun tangan dengan menginstruksikan investigasi menyeluruh atas peristiwa tersebut.
Xi Jinping juga memerintahkan jajarannya untuk memperkuat penyaringan risiko dan pengendalian bahaya, terutama pada industri-industri kunci.
Pasca ledakan, pemerintah setempat juga langsung melakukan evakuasi besar-besaran terhadap warga karena terdapat dua gudang bubuk hitahitamm di sekitar area ledakan.
Ledakan pabrik kembang api di Kota Changsha ini menambah daftar panjang insiden serupa di China.
Pada Februari lalu, dua ledakan mematikan juga dilaporkan terjadi di sejumlah toko kembang api saat periode perayaan Tahun Baru Imlek.