
UPdates—Lembaga militer terkuat Iran, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), mengeluarkan deklarasi resmi pada hari Senin yang mendukung Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara itu, setelah terpilih oleh Majelis Pakar.
You may also like :
Kesepakatan Akhiri Perang Gagal, Kubu Iran dan AS Tinggalkan Pakistan
Dalam pernyataan resmi, IRGC mengucapkan selamat kepada Mojtaba Khamenei atas pengangkatannya setelah kematian ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara AS-Israel di Teheran pada 28 Februari setelah hampir empat dekade memimpin Iran.
You might be interested :
Hujan Rudal di Israel, Warga Bilang tak Ada yang Tersisa, Wali Kota: Kehancuran Besar
Pernyataan IRGC menekankan penghormatan terhadap keputusan Majelis Pakar dan berjanji setia tanpa ragu kepada pemimpin baru, bersumpah untuk mengikuti arahannya dan membela Republik Islam dari semua ancaman.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Yeni Safak, Senin, 9 Maret 2026, Garda Revolusi menggambarkan Mojtaba Khamenei sebagai ulama yang berkualitas dan memiliki kemampuan yang diperlukan untuk memimpin negara melewati tantangan politik dan regional yang kompleks, menandakan kesinambungan dalam postur strategis Iran meskipun terjadi transisi kepemimpinan.
Seruan untuk persatuan nasional
Organisasi militer tersebut juga mengeluarkan seruan kepada rakyat Iran, mendesak mereka untuk mendukung kepemimpinan baru dan membela Republik Islam selama apa yang digambarkan sebagai keadaan yang sensitif.
Seruan untuk persatuan nasional ini muncul ketika Iran terus menghadapi serangan AS-Israel yang telah menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk mantan pemimpin tertinggi dan komandan militer terkemuka, sementara serangan balasan Teheran telah memperluas konflik di berbagai front.
Peran IRGC untuk stabilitas rezim
Dukungan cepat dari Garda Revolusi memiliki arti khusus mengingat peran sentral lembaga tersebut dalam struktur kekuasaan Iran dan tanggung jawab langsungnya untuk membela rezim dari ancaman eksternal.
Dengan negara yang terlibat dalam konfrontasi militer paling serius dalam beberapa dekade, dukungan tegas dari Garda Revolusi memberikan dukungan penting bagi pemimpin baru saat ia mengkonsolidasikan otoritas dan mengarahkan respons Iran terhadap kampanye AS-Israel yang sedang berlangsung.
Suksesi ini, yang kini didukung oleh lembaga keagamaan dan militer, memposisikan Mojtaba Khamenei untuk melanjutkan kebijakan ayahnya dalam melawan tekanan Amerika dan Israel sambil menavigasi kompleksitas perang regional yang meluas.