Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Operasi Spam Judol Mulai Sasar Konten Kreator Daerah

1 July 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan bahwa operasi spam judi online telah meluas ke berbagai platform media sosial, tidak hanya terbatas pada satu platform saja.
  • Operasi tersebut kini menyasar influencer dan kreator konten daerah sebagai target utama penyebaran, karena mereka memiliki jumlah pengikut yang tinggi dan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi.
  • Sebanyak 52 persen target spam judi online mengarah pada akun-akun influencer daerah, yang dinilai memiliki keterlibatan yang kuat dengan kreator dan moderasi komentar yang relatif lebih rendah.
  • Instagram dan TikTok menjadi platform dengan volume serangan tertinggi, sedangkan Threads belum menjadi target utama karena basis penggunanya relatif lebih kecil.
  • Operasi spam judi online dilakukan menggunakan mesin otomatis berbasis bot dari India dan Brasil, yang dikendalikan oleh jaringan agen WNI dengan lebih dari 138 agen aktif.
  • Komdigi mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses, membagikan, maupun berinteraksi dengan konten promosi judi online dan mengajak penyelenggara platform digital untuk memperkuat moderasi konten secara proaktif.
  • Upaya pemberantasan judi online membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyelenggara platform digital, hingga masyarakat, untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan sehat.
atau

UPdates—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan perkembangan baru dalam operasi spam judi online.

You may also like : konten judi komdigiNgeri, Komdigi Tangani 1,3 Juta Konten Pornografi dan Judi Online di Era Prabowo

Hasil analisis menunjukkan bahwa operasi tersebut tidak lagi terbatas pada satu platform media sosial, tetapi telah meluas secara bersamaan ke berbagai platform.

You might be interested : konten judi komdigiNgeri, Komdigi Tangani 1,3 Juta Konten Pornografi dan Judi Online di Era Prabowo

Selain itu, operasi mulai menyasar influencer dan kreator konten daerah sebagai target utama penyebaran.

“Kami mendeteksi perluasan operasi spam judi online kini tidak lagi terbatas pada satu platform digital saja. Selain Instagram, aktivitas serupa juga teridentifikasi secara bersamaan di TikTok, Facebook, X dan Youtube,” ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar dalam keterangan tertulis sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Info Publik, Rabu, 1 Juli 2026.

Sebelumnya, Komdigi telah mengidentifikasi pola penyebaran komentar promosi judi online yang memanfaatkan akun-akun tidak autentik dan mesin otomatis (bot) di berbagai platform media sosial.

Pola tersebut ditandai dengan komentar berulang yang menggunakan berbagai variasi kata kunci dan tagar untuk menghindari sistem moderasi otomatis platform.

Seiring dengan meluasnya operasi tersebut, sasaran penyebaran juga mengalami pergeseran. Dari yang sebelumnya banyak menyasar akun media sosial pemerintah, kini pelaku juga secara aktif mengincar influencer dan kreator konten daerah dengan jumlah pengikut yang tinggi.

“Sekitar 52 persen target spam judi online mengarah pada akun-akun influencer daerah karena audiensnya dinilai memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi, keterlibatan yang kuat dengan kreator, serta moderasi komentar yang relatif lebih rendah. Kondisi ini membuat komentar promosi judi online berpotensi bertahan lebih lama dan menjangkau lebih banyak pengguna,” jelas Alexander.

Instagram dan TikTok menjadi platform dengan volume serangan tertinggi karena tingginya penetrasi kreator konten daerah. Sebaliknya, Threads belum menjadi target utama karena basis penggunanya relatif lebih kecil.

Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku terus menyesuaikan strategi penyebaran dengan mengikuti pola konsumsi media sosial masyarakat.

“Seluruh operasi ini diljalankan menggunakan mesin otomatis berbasis bot dari India dan Brasil, dikendalikan oleh jaringan agen WNI yang merupakan bagian dari ekosistem white-label dengan lebih dari 138 agen aktif. Selama Piala Dunia berlangsung hingga 19 Juli 2026, potensi eskalasi masih sangat terbuka,” jelas Alexander Sabar.

Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, Komdigi terus memperkuat koordinasi dengan penyelenggara platform digital guna mempercepat penanganan akun-akun yang terindikasi menyebarkan promosi judi online.

“Kami mengimbau seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk memperkuat moderasi konten secara proaktif, meningkatkan deteksi terhadap aktivitas akun tidak autentik, serta mempercepat penanganan komentar dan konten yang mengandung unsur promosi judi online,” tegas Alexander.

Komdigi juga mengajak masyarakat untuk tidak mengakses, membagikan, maupun berinteraksi dengan konten promosi judi online.

Upaya pemberantasan judi online membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyelenggara platform digital, hingga masyarakat.

“Partisipasi aktif masyarakat melaporkan akun atau konten yang terindikasi melanggar menjadi langkah penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku dan menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan sehat,” tutup Alexander.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Sam Levenson

"Jangan melihat jam; lakukan apa yang dilakukannya. Teruslah melangkah!"
Load More >