
UPdates—Ketika Lamine Yamal ditanya lawan mana yang paling dia takuti, dia mengatakan Nuno Mendes. Dan di babak 16 besar, Yamal harus berhadapan dengan Mendes.
You may also like :
Madrid Mengadu ke FIFA Terkait Masalah Wasit dan Skandal Barcelona Pasca Kartu Merah Dean Huijsen
Duel keduanya akan tersaji saat Portugal menghadapi Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Selasa dini hari nanti.
You might be interested :
Spanyol Lolos Final UEFA Nations League, Debut Ancelotti di Brasil Berakhir Imbang
Yamal telah menghadapi bek sayap kiri PSG itu bersama klub dan negaranya empat kali. Tiga kali untuk Barcelona, kalah dua kali dan menang sekali, dan di final Nations League 2025, yang dimenangkan Portugal atas Spanyol melalui adu penalti.
Terkait duel Yamal dengan bek sayap kiri Portugal itu, Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente memberikan komentarnya.
Menurutnya, dalam proses pengembangan yang masih dijalani Lamine, dia tahu bahwa pertandingan besar melawan lawan-lawan hebatlah yang menentukan: pertandingan-pertandingan itulah yang membentuk dan mendefinisikan dirinya, menunjukkan jalan baginya.
Ia juga menegaskan bahwa Lamine adalah seorang kompetitor dan dia akan memiliki keinginan untuk menyingkirkan duri dari sisinya dari pertandingan Nations League 2024/2025 lalu itu.
“Tetapi waktu yang lama telah berlalu sejak saat itu dan Lamine telah banyak berkembang. Lamine bukanlah pemain yang sama seperti setahun yang lalu; dia adalah pemain lain, lebih dewasa, lebih percaya diri, dia membaca permainan dengan lebih baik, secara logis,” kata De la Fuente sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari The Guardian, Minggu, 5 Juli 2026
Dengan setiap tahap perkembangannya, setiap pengalaman, Yamal kata De la Fuente akan menjadi lebih lengkap.
“Jadi apa yang akan saya katakan kepadanya? ‘Jadilah dirimu sendiri, nikmati sepak bola, dengan tanggung jawab yang menyertainya, tanggung jawab yang kamu emban, tetapi jadilah dirimu sendiri,” ujarnya.