
UPdates – Hingga saat ini pihak berwenang belum merilis pernyataan resmi terkait motif penembakan dalam acara White House Correspondents' Dinner di Washington Hilton Hotel, Washington DC yang dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Sabtu, 25 April 2026 waktu setempat,
You may also like :
Camden, Kota Paling Berbahaya di AS tanpa Kasus Pembunuhan Setelah 50 Tahun, Ini Resepnya
Aparat masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk penggeledahan rumah tersangka di kawasan California.
You might be interested :
Pertama Kali dalam 40 Tahun, Pelantikan Trump di dalam Ruangan
Sebelumnya pihak berwenang mengungkapkan bahwa tersangka penembakan merupakan seorang guru berprestasi bernama Cole Tomas Allen (31).
Pria yang pernah meraih predikat “teacher of the month” pada Desember 2024 lalu itu bekerja sebagai pengajar di C2 Education yang merupakan lembaga bimbingan belajar dan persiapan ujian.
Dalam profilnya, ia memiliki latar belakang teknik mesin, ilmu komputer, serta pengalaman sebagai pengembang gim independen.
Disadur dari The Wall Street Journal, Senin, 27 April 2026, penembakan terjadi saat Allen menerobos pos pemeriksaan keamanan di lokasi acara tersebut. Ia kemudian melepaskan tembakan di area jamuan makan malam wartawan Gedung Putih yang sedang berlangsung.
Allen dilaporkan membawa senapan, pistol, serta beberapa pisau saat melakukan aksinya.
Seorang agen Secret Service dikabarkan terkena tembakan, namun selamat karena rompi pelindung menahan peluru tersebut.
Sementara itu, Donald Trump menyebut pelaku sebagai “serigala tunggal” dan menggambarkannya sebagai sosok yang mengalami gangguan. Ia memastikan pelaku telah ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat penegak hukum.
"Dia sudah ditahan dan mereka sedang mengajukan banyak pertanyaan kepadanya. Saya kira saya menjadi target dalam kejadian tersebut," katanya.
Saat ini, Allen menghadapi dua dakwaan terkait penggunaan senjata api dan penyerangan terhadap petugas federal. Ia dijadwalkan menjalani sidang pada Senin hari ini setelah sebelumnya sempat menjalani evaluasi di rumah sakit.