Ilustrasi skizofrenia. (foto:Pexels/Berur Chebii)

Sejarah Hari Ini, 24 Mei: Hari Skizofrenia Sedunia

24 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Hari Skizofrenia Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Mei untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit mental yang memengaruhi puluhan juta orang di seluruh dunia.
  • Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan gejala psikotik seperti halusinasi pendengaran dan/atau visual, pemikiran delusi, disosiasi dari realitas, serta pikiran dan perilaku yang tidak terorganisir.
  • Gangguan ini memengaruhi sekitar 24 juta orang di dunia dan biasanya mulai muncul ketika pasien berusia awal dua puluhan.
  • Penyakit ini telah ada sejak peradaban awal, tetapi baru terdaftar dan diakui pada awal tahun 1900-an ketika psikiater Eugen Bleuler menciptakan nama skizofrenia.
  • Skizofrenia adalah gangguan yang dapat diobati dan, dalam beberapa kasus, bahkan dapat disembuhkan dengan pengobatan dan psikoterapi yang tepat.
  • Hari Kesadaran Skizofrenia Sedunia dimulai untuk memerangi stigma dan mempermudah orang untuk mencari bantuan, serta memberikan kesadaran tentang cara membantu jika diperlukan.
  • Banyak orang yang tidak mencari bantuan karena stigma, sehingga perlu adanya pemahaman dan dukungan dari masyarakat untuk membantu pasien skizofrenia.
atau

UPdates - Hari Skizofrenia Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Mei.

You may also like : captureSejarah Hari Ini, 24 Mei: Hari Skizofrenia Sedunia

Hari ini didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit mental yang memengaruhi puluhan juta orang di seluruh dunia.

You might be interested : captureSejarah Hari Ini, 24 Mei: Hari Skizofrenia Sedunia

Hari Skizofrenia Sedunia diciptakan untuk memerangi stigma dan mempermudah orang untuk mencari berbagai sumber daya untuk mendapatkan bantuan.

Hari ini mengungkap tantangan yang harus dihadapi oleh ribuan orang dengan skizofrenia—dari seluruh dunia—setiap hari dalam hidup mereka.

Skizofrenia adalah gangguan mental yang ditandai dengan gejala psikotik yang menetap seperti halusinasi pendengaran dan/atau visual, pemikiran delusi, disosiasi dari realitas, serta pikiran dan perilaku yang tidak terorganisir.

Gangguan ini biasanya mulai muncul ketika pasien berusia awal dua puluhan, meskipun, dalam kasus yang jarang terjadi, gejalanya dapat muncul pada masa kanak-kanak. Gangguan ini memengaruhi sekitar 24 juta orang di dunia.

Kasus-kasus dengan deskripsi yang terkait dengan skizofrenia mulai dicatat pada tahun 1700-an; penyakit ini telah ada sejak peradaban awal.

Penyakit ini baru terdaftar dan diakui pada awal tahun 1900-an ketika psikiater Eugen Bleuler menciptakan nama skizofrenia.

Namun, pengobatan yang tepat sesuai dengan prosedur medis yang manusiawi dan sah baru diadopsi sekitar tahun 1980, ketika obat antipsikotik yang sesuai diperkenalkan dan telah terjadi revolusi dalam pengobatan psikiatri secara umum.

Skizofrenia adalah gangguan yang dapat diobati dan, dalam beberapa kasus, bahkan dapat disembuhkan. Dengan pengobatan dan psikoterapi yang tepat, pasien telah menunjukkan peningkatan. Namun, masih banyak orang yang tidak mencari bantuan.

Beberapa orang yang mencari bantuan cenderung mengalami stigma karena kondisi mereka daripada menerima perawatan.

Itulah mengapa Hari Kesadaran Skizofrenia Sedunia dimulai agar pasien, keluarga, dan teman-teman mereka, serta semua orang di seluruh dunia dapat mempelajari lebih lanjut tentang gangguan ini dan mengetahui cara membantu jika diperlukan.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >