
UPdates – Hari Kemenangan Rusia (Russian Victory Day) yang jatuh pada tanggal 9 Mei, bertujuan untuk memperingati kemenangan Uni Soviet atas Jerman dalam Perang Dunia II.
You may also like :
Sejarah Hari Ini, 9 Mei: Hari Pengasuh Anak
Disadur dari National Today, pada tanggal 7 Mei 1945, Jenderal Alfred Jodl menandatangani syarat-syarat penyerahan tanpa syarat Jerman yang akan berlaku pada tanggal 8 Mei.
Sekutu memperingati tanggal 8 Mei sebagai "Hari Kemenangan di Eropa" atau Hari Kemenangan di Eropa untuk secara resmi menandai penyerahan Jerman di Reims, Prancis.
Joseph Stalin menunda perayaan hingga Nazi menyerah di Berlin yang dikuasai Soviet pada hari berikutnya. Pada saat Jerman menandatangani Instrumen Penyerahan, sudah lewat tengah malam dan sudah tanggal 9 Mei, waktu Moskow. Rusia telah memperingati Hari Kemenangan Rusia pada tanggal 9 Mei sejak saat itu.
Hari Kemenangan Rusia memiliki banyak makna dan interpretasi seiring pergantian pemerintahan. Pemimpin Uni Soviet, Joseph Stalin, lebih memilih untuk mengabaikan peristiwa tersebut.
Hari itu adalah warisan Perang Dunia II yang ingin ia dan rekan-rekannya lupakan, bersamaan dengan berbagai kekejaman yang dilakukan atas nama mereka.
Pengabaian Stalin terhadap Hari Kemenangan mungkin berasal dari paranoia—bahwa pertunjukan keberanian dapat memicu para jenderal berpengaruh di angkatan daratnya untuk melakukan kudeta. Dua puluh tahun berlalu tanpa perayaan Hari Kemenangan.
Segalanya berubah drastis pada tahun 1965 ketika seorang prajurit Perang Dunia II, Leonid Brezhnev, naik pangkat menjadi sekretaris partai.
Brezhnev memanfaatkan sentimen umum seputar Perang Patriotik Besar untuk menggalang dukungan bagi kepemimpinannya. Hari Kemenangan Rusia menjadi hari libur nasional.
Parade militer dan perayaan besar menjadi hal yang biasa dan berlanjut hingga saat ini di Rusia.
Di bawah Boris Yeltsin, Presiden terpilih pertama Rusia, Hari Kemenangan membangkitkan kembali nostalgia akan masa kejayaan.
Perayaan tersebut dimaksudkan untuk membangkitkan kenangan akan negara dan militer yang pernah kuat, yang keduanya telah menjadi bayangan dari kejayaan mereka sebelumnya. Pada tahun 1995, Hari Kemenangan Rusia menjadi perayaan tahunan.
Sejak 2008, Hari Kemenangan Rusia tidak hanya menghormati nyawa delapan juta warga Rusia yang gugur dalam perang, tetapi juga menjadi ajang pamer kekuatan militer.
Batalyon dan parade merupakan bagian integral dari perayaan tersebut. Parade menampilkan tank, pesawat tempur, dan rudal nuklir terbaru.
Perayaan Hari Kemenangan saat ini mencerminkan emosi dua generasi yang berbeda: warga Rusia yang lebih tua yang masih trauma akibat perang, dan generasi muda yang bersukacita atas kebesaran Rusia pasca-Komunis.