
UPdates–Komisi XIII DPR RI baru saja menyetujui permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia (naturalisasi) bagi dua calon warga negara Indonesia, Mitchell Baker dan Luke Vickery.
You may also like :
DPR Soroti Pengakuan Terdakwa yang Ngaku Disiksa hingga Patah Kaki di Indramayu
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Kerja Komisi XIII DPR RI bersama Menteri Hukum, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Kompleks Parlemen, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026 kemarin.
You might be interested :
Hanya di Indonesia Napi Dugem dan Pesta Narkoba, DPR: Perlu Evaluasi
Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyatakan bahwa seluruh proses penyelidikan dan penelitian dokumen persyaratan telah dipenuhi dengan baik oleh pemerintah dan PSSI. Komisi XIII memberikan apresiasi tinggi atas kerja sama lintas sektoral tersebut demi memenuhi persyaratan kewarganegaraan.
"Setelah mendengar penjelasan dari pemerintah, Kementerian Hukum, Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan PSSI, Komisi XIII DPR RI menyetujui permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia atas nama Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk selanjutnya diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Willy sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi DPR RI, Kamis, 18 Juni 2026.
Setelah resmi menyetujui Mitchell Baker dan Luke Vickery, DPR mendorong naturalisasi dilanjutkan.
Anggota Komisi XIII DPR RI Muslim Ayub memberikan saran ke PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menjajaki potensi empat pemain sepak bola nasional Qatar yang memiliki garis keturunan asal Aceh.
Komunikasi awal dengan orang tua para pemain tersebut sudah berjalan dan ia menyebut kualitas para pemain ini tidak perlu diragukan lagi karena mereka memperkuat klub-klub papan atas di kompetisi sepak bola Qatar.
"Ada empat pemain nasional Qatar asal Aceh, dan orang tuanya sudah berkomunikasi dengan kita. Klub-klubnya pun itu klub-klub yang luar biasa," ujar Muslim Ayub.
Legislator asal Aceh ini merinci nama-nama pemain yang dimaksud, yakni Andri Syahputra, Ahmad Al-Khuwailid Mustafa, Muhammad Ali Rahman (Ali Rahman Jamin), dan Farri Agri.
Politisi Fraksi Nasdem tersebut menegaskan bahwa latar belakang mereka yang merupakan keturunan dan kelahiran Aceh menjadi modal penting bagi PSSI jika ingin memperkuat kedalaman skuad nasional melalui jalur diaspora.
"Ini perlu barangkali pemikiran kita karena kualitas dari pemain ini tidak diragukan lagi, mereka bermain di klub nasional mereka. Ini menjadi saran kami kepada pimpinan," tandasnya.
Usulan ini langsung diteruskan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir.