
UPdates—Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff mengatakan total jemaah haji Indonesia yang wafat hingga saat ini sebanyak 16 orang.
You may also like :
Banyak Suami Istri dan Lansia Terpisah, Haji Dikacaukan Sistem Syarikah
Empat jemaah haji meninggal dunia pada Kamis, 7 Mei 2026. Keempat jemaah berjenis kelamin laki-laki itu yakni Misno Iro Karso, dari Kloter JKG 09 asal Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Abd Wachid, Kloter SUB 07 asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Fajar Puja Sasmita, Kloter SUB 11 asal Kota Malang, Jawa Timur, dan Amid Asim, dari Kloter KJT 09 asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
You might be interested :
Marak Modus Penipuan Validasi Data, Calon Jemaah Haji Wajib Tahu Ini
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga seluruh almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Maria dalam keterangan pers sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website Kemenhaj, Jumat, 8 Mei 2026.
Selain yang wafat, tercatat sebanyak 17.301 jemaah menjalani rawat jalan. Selain itu, ada 161 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, dan 311 dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi. Sebanyak 82 jemaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi.
Dengan suhu di Madinah dan Makkah yang berkisar antara 38 hingga 41 derajat Celsius, Maria mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi fisik.
Caranya, dengan mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan, memperbanyak istirahat, mencukupi kebutuhan cairan, dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.
Hingga Jumat, 8 Mei 2026, operasional penyelenggaraan ibadah haji yang sudah memasuki hari ke-18 secara umum berjalan lancar serta terkendali.
“Layanan bimbingan ibadah terus kami perkuat agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara aman, nyaman, tertib, dan sesuai tuntunan syariat, terutama menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Maria.