
UPdates—Dinas Rahasia AS menyebut tersangka penembakan di kompleks Gedung Putih tewas dalam baku tembak pada Sabtu sore waktu setempat.
You may also like :
Media Pemerintah Iran Mengkonfirmasi Ayatollah Ali Khamenei Wafat
Badan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden itu terjadi tak lama setelah pukul 6 sore waktu AS di dekat Jalan ke-17 dan Pennsylvania Avenue NW, tepat di luar halaman Gedung Putih.
You might be interested :
12 Negara Bagian Amerika Gugat Donald Trump
Pihak berwenang mengatakan seorang individu mengeluarkan senjata dari tasnya dan mulai menembak di area tersebut.
"Polisi Dinas Rahasia membalas tembakan dan mengenai tersangka yang kemudian dibawa ke rumah sakit setempat di mana ia dinyatakan meninggal dunia. Selama penembakan, seorang warga sipil juga terkena tembakan," kata pernyataan itu sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Minggu, 24 Mei 2026.
Pernyataan itu menambahkan bahwa tidak ada petugas yang terluka.
Kondisi warga sipil tersebut belum diketahui secara pasti.
Badan tersebut juga mengkonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump berada di dalam Gedung Putih pada saat kejadian, meskipun tidak ada orang yang dilindungi atau operasi yang terpengaruh.
ABC News, mengutip seorang pejabat Gedung Putih, melaporkan bahwa pada saat penembakan terjadi, Trump berada di Ruang Oval bekerja dengan para ajudannya, Steven Cheung, Natalie Harp, Margo Martin, dan lainnya.
Insiden tersebut sedang diselidiki, kata Dinas Rahasia.
Kepala FBI Kash Patel mengatakan bahwa lembaganya berada di lokasi kejadian dan mendukung Dinas Rahasia.
Departemen Kepolisian DC mengatakan bahwa mereka juga berada di lokasi penyelidikan.