Foto yang memperlihatkan aksi seorang wanita yang menyebabkan robohnya sebuah pohon sakura berusia 20 tahun di Shanghai. (foto:Doc. X/颜克权)

Wanita di Shanghai Ini Viral Gara-Gara Robohkan Pohon Sakura Berusia 20 Tahun

11 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Sebuah insiden viral terjadi di Shanghai, China, ketika seorang wanita merobohkan pohon sakura berusia 20 tahun saat memanjatnya untuk berpose foto.
  • Insiden tersebut terjadi pada sore hari tanggal 6 April di Taman Gucun, dan staf taman segera dikerahkan untuk mengambil tindakan darurat.
  • Pohon sakura itu tampak miring sebelum tumbang ke tanah karena tidak mampu menahan berat badan sang wanita, dan peluangnya untuk bertahan hidup rendah.
  • Wanita yang terlibat telah mengakui kesalahannya dan menawarkan untuk mengganti kerugian tersebut, sementara pihak berwenang setempat mengatakan sanksi yang sesuai akan dijatuhkan.
  • Netizen memiliki reaksi yang beragam, mulai dari terhibur hingga mengkritik tindakan wanita itu sebagai egois dan tidak bertanggung jawab.
  • Insiden ini memicu perdebatan tentang pentingnya menjaga dan menghormati lingkungan, serta tanggung jawab individu dalam menggunakan fasilitas umum.
  • Pihak berwenang dan masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
atau

UPdates - Seorang wanita di Shanghai, China kini tengah viral di media sosial setelah dirinya terekam kamera merobohkan sebuah pohon sakura berusia 20 tahun saat memanjatnya untuk berpose foto.

Dalam video yang mulai tersebar di media sosial pada hari Senin lalu tersebut, terlihat sang wanita bertengger di dahan saat ia mencoba mendapatkan 'foto sempurna,' sebelum pohon itu tiba-tiba roboh.

Pohon itu tampak miring sebelum tumbang ke tanah, seolah tak mampu menahan berat badan sang wanita. Disadur Keidenesia.TV dari https asiaone.com, Sabtu, 11 April 2026, insiden tersebut terjadi pada sore hari tanggal 6 April di Taman Gucun di Shanghai, China.

Setelah kejadian itu, staf taman dikerahkan untuk mengambil tindakan darurat, seperti memasang penyangga dan mencoba meluruskan pohon tersebut.

Namun, karena tercabut dari akarnya, peluang pohon tersebut untuk bertahan hidup rendah.

Dilaporkan bahwa wanita yang terlibat telah mengakui kesalahannya dan menawarkan untuk mengganti kerugian tersebut.

Pihak berwenang setempat mengatakan sanksi yang sesuai akan dijatuhkan.

Sebagian netizen merasa terhibur dengan kejadian tersebut, sementara yang lain mengkritik wanita itu atas tindakannya.

"Ini namanya mengambil foto dengan mempertaruhkan nyawa. Bagaimana pihak taman akan mendendanya?" tanya seorang pengguna.

Yang lain menambahkan: "Hal-hal seperti ini terus terjadi dan dibiarkan begitu saja. Mengapa ada orang yang melakukan tindakan egois dan tidak bertanggung jawab seperti itu?"

 

Font +
Font -