
UPdates—Polda Metro Jaya menangkap seorang wanita berinisial DM (45) pemilik akun TikTok @devimahadika67 yang diduga menyebarkan hoaks soal ajakan berdemo menjelang 17 Agustus.
You may also like :
Prakiraan Cuaca Hari Ini, 7 Agustus: 4 Wilayah di Sulsel Berpotensi Hujan Ringan di Kamis Malam
Polisi menangkap DM di kediamannya di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
You might be interested :
5.369 Personel Gabungan Berjaga di DPR RI, BEM SI Batalkan Demo
Saat penangkapan, polisi turut mengamankan ponsel yang digunakan oleh DM untuk menyebarkan hoaks soal ajakan demo tersebut.
Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Ardian Satrio Utomo mengatakan penangkapan DM pada Minggu, 2 Agustus lalu bermula dari patroli siber di media sosial terkait penyebaran hoaks yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Untuk awalnya dari hasil patroli siber dan untuk pendalaman pemeriksaan selanjutnya masih kami dalami," kata Ardian kepada wartawan sebagaimana dilansir Keidenesia.tv pada Rabu, 5 Agustus 2026.
DM menyebarkan video terkait aksi demo yang sudah lama terjadi yang diberi narasi bahwa seolah-olah akan terjadi demo besar-besaran menjelang HUT RI ke-81 pada 17 Agustus.
"Video demo yang dulu-dulu dinaikkan kemudian dipotong-tong, seolah-olah mau ada demo 17 Agustus, provokasi-lah," jelas Ardian.
Polisi sejauh ini masih mendalami motif yang bersangkutan menyebarkan video hoaks tersebut.
Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago memastikan kondisi di seluruh Indonesia aman dan terkendali. Makanya ia meminta masyarakat tak terpengaruh informasi hoaks di media sosial.
Djamari menegaskan hal itu usai mengumpulkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Herindra, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kemenko Polkam, Rabu, 5 Agustus 2026.
"Situasi dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan semua yang terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua, kendali Panglima, kendali Kapolri, kendali BIN," kata Djamari sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dar CNN Indonesia.
Saat ini kata dia, banyak informasi hoaks di media sosial yang menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Djamari pun meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh.
"Saya ingin pada kesempatan ini kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu, kami menanganinya semuanya," katanya.
Ia memastikan kondisi masyarakat saat ini tidak seperti yang disebarkan di media sosial. Pemerintah menurutnya akan menjaga kondisi tetap aman, nyaman dan terkendali.
"Rupanya masyarakat kita sudah mempunyai kemampuan untuk menghadapi hal semacam itu, tetapi kami akan menjaga tetap masyarakat kita dalam keadaan tenang, aman, dan kondisi aman yang terjadi ini akan memberikan kondisi kondusivitas yang sepenuhnya terkendali," ujarnya.